Category Archives for Naskah Dhamma

Jaya Manggala Gatha

      1. Jaya Mangala Gãthã (Syair tentang Kemenangan Sempurna)     Bãhum sahassa mabinimmita sãyudhantam Girimekhalam udita ghora sasena mãram Dãnãdi dhamma vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Mãrãtireka mabhiyujjhita sabbarattim Gorampanãlavaka makkhamathaddha yakkham Khanti sudhanta vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Nãlãgirim gajavaram atimatta bhutam Dãvaggi cakka masaniva […]

Baca selengkapnya...

Lagu Pujian untuk Ibu

10. LAGU PUJIAN UNTUK IBU Di dalam Sona Nanda Jataka, Boddhisatta menyanyikan lagu pujian untuk ibu, sebagai berikut : Ia baik hati dan penuh perhatian kepada kita Ia menyusui kita dengan air susunya Seorang ibu adalah jalan menuju ke surga Ia amat menyayangi kita Ia merawat dan memelihara kita dengan kasih sayang Ia selalu berdoa […]

Baca selengkapnya...

Apakah Seorang Ibu Pernah Menakar Air Susunya?

9. APAKAH SEORANG IBU PERNAH MENAKAR AIR SUSUNYA? Di dalam puisi dan cerita-cerita rakyat di beberapa negara, banyak diceritakan masalah tentang hubungan cinta dan tidak cinta antara orangtua dengan anak-anaknya. Ada beberapa negara di dunia ini tidak mempunyai cerita-cerita rakyat yang berkenaan dengan penggambaran hubungan cinta kasih antara orangtua dengan anak-anaknya. Dan mereka hanya menekankan […]

Baca selengkapnya...

Seorang Kakek dalam Keranjang

8. SEORANG KAKEK DALAM KERANJANG Tersebutlah sebuah kisah yang amat terkenal di Asia, yang menceritakan tentang kekejaman seorang lelaki terhadap ayah kandungnya sendiri. Pada suatu ketika tinggallah sepasang suami isteri muda yang mempunyai seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun. Ayah si suami itu tinggal bersama mereka, ia sudah amat tua, sangat lemah serta sulit untuk […]

Baca selengkapnya...

Ibu yang Salah Mendidik Anak

7. IBU YANG SALAH MENDIDIK ANAK Pada masa lampau, tinggallah seorang janda yang mempunyai seorang anak laki-laki. Si ibu amat sangat menyayangi anak satu-satunya itu. Anak itu bebas pergi ke mana saja dan bebas melakukan apa saja yang diinginkannya. Ibunya tidak pernah melarangnya, malah memuji semua perbuatannya, baik ataupun buruk. Anak itu mempunyai kebiasaan yang […]

Baca selengkapnya...

Pangeran yang Mencabut Tanaman

6. PANGERAN YANG MENCABUT TANAMAN Pada jaman dahulu, ada seorang pangeran yang tabiatnya amat buruk, ia amat keras kepala, juga kejam kepada siapapun. Setiap orang amat takut kepadanya. Rakyat, pegawai-pegawai istana, para menteri bahkan raja di kerajaan itu sekalipun takut kepadanya. Raja amat gelisah memikirkan hal itu. Raja lalu mengundang seorang pertapa yang terkenal dengan […]

Baca selengkapnya...

Ibu yang Tidak Mau Menyakiti Anaknya

5. IBU YANG TIDAK MAU MENYAKITI ANAKNYA Pada suatu waktu, seorang ibu muda membawa anaknya yang masih bayi ke tempat kolam pemandian umum. Setibanya di sana, ia memandikan anaknya, memakaikan baju dan membaringkannya di tepi kolam itu. Si ibu muda itu juga ingin mandi. Ia lalu turun ke kolam, anaknya berbaring sendirian di tepi kolam. […]

Baca selengkapnya...

Lelaki Tua dan Tongkat

4. LELAKI TUA DAN TONGKAT Pada suatu ketika, Sang Buddha bersemayam di Savatthi, terdapatlah sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu beserta keempat anak laki-laki mereka. Harta keluarga itu berjumlah sebanyak delapan ratus ribu keping uang. Ketika usia anak-anak mereka sudah dewasa, mereka lalu mengatur perkawinannya dan memberikan kepada masing-masing anak sejumlah seratus ribu keping […]

Baca selengkapnya...

Anak yang Membunuh Orangtuanya

3. ANAK YANG MEMBUNUH ORANGTUANYA Kisah ini terdapat di dalam salah satu bagian dari Kitab Suci Tripitaka. Dikisahkan tentang salah satu dari dua murid utama Sang Buddha Gotama, bernama Yang Mulia Moggallana. Meskipun Beliau sudah mencapai Tingkat Kesucian Tertinggi, Arahat, dan mempunyai kemampuan fisik dan batin yang amat tinggi, tetapi Beliau meninggal dengan cara yang […]

Baca selengkapnya...

Musuh yang Belum Lahir

2. MUSUH YANG BELUM LAHIR Ketika itu, anak Raja Bimbisara, bernama Pangeran Ajatasattu, telah dewasa. Ia dipengaruhi oleh Devadatta Thera, yang membujuknya untuk merampas takhta kerajaan dan membunuh ayahnya. Pangeran Ajatasattu lalu merencanakan untuk menggulingkan takhta kerajaan ayahnya, tetapi Raja Bimbisara yang mengetahui rencana anaknya yang jahat itu, tidak menghukumnya, malahan Beliau menyerahkan takhta kerajaan […]

Baca selengkapnya...