Category Archives for "Sutta Pitaka"

Sandhibheda Jataka

No. 349 SANDHIBHEDA-JĀTAKA99 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tak ada benda yang sama,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang peraturan latihan atas perkataan tidak benar (fitnah). Pada suatu ketika, Sang Guru mendengar bahwa enam bhikkhu sedang mengumpulkan cerita mengenai fitnah. Beliau kemudian memanggil mereka dan bertanya, “Apakah benar, […]

Baca selengkapnya...

Aranna Jataka

No. 348 ARAÑÑA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Keraguan ini, Ayahku,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan nafsu seorang wanita gemuk (kasar). Cerita pembukanya dikemukakan di dalam Culla-Nārada-Jātaka98. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir di dalam sebuah keluarga brahmana. Dan ketika dewasa, ia […]

Baca selengkapnya...

Ayakuta Jataka

No. 347 AYUKŪṬA-JĀTAKA95 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mengapa Anda berdiri melayang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang perbuatan atau tindakan yang bermanfaat. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Mahākaṇha-Jātaka96. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai putra dari permaisuri raja. Ketika dewasa, ia […]

Baca selengkapnya...

Kesava Jataka

No. 346 KESAVA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dahulu Anda tinggal dengan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang makanan di antara persahabatan. Dikatakan, di rumah Anāthapiṇdika (Anathapindika) selalu disediakan makanan bagi lima ratus orang bhikkhu. [142] Rumah itu menjadi seperti tempat peristirahatan untuk makan dan minum bagi rombongan […]

Baca selengkapnya...

Gajakumbha Jataka

No. 345 GAJAKUMBHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jika api melalap,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang lamban. Dikatakan bahwa ia adalah putra keluarga terpandang dan tinggal di Savatthi. Awalnya ia mendengarkan khotbah Dhamma dengan perhatian penuh dan menjadi seorang bhikkhu. Tetapi kemudian ia menjadi […]

Baca selengkapnya...

Ambacora Jataka

No. 344 AMBACORA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [137] “Wanita yang memakan buah manggamu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang petapa tua yang menjaga pohon mangga. Di masa tuanya, ia menjadi seorang petapa dan membuat sebuah gubuk daun di dalam hutan mangga di daerah pinggiran Jetavana, dan […]

Baca selengkapnya...

Kuntani Jataka

No. 343 KUNTANI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Telah lama kuanggap,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seekor burung kedidi kendi89 yang tinggal di kediaman Raja Kosala. Dikatakan, burung kedidi ini adalah burung pembawa pesan bagi raja, dan ia memiliki dua ekor anak. Suatu hari, raja memintanya pergi […]

Baca selengkapnya...

Vanara Jataka

No. 342 VĀNARA-JĀTAKA87 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [133] “Apakah setelah tiba di,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veluvana, tentang percobaan Devadatta untuk membunuh Sang Buddha. Cerita pembukanya telah diceritakan sebelumnya. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seekor kera di daerah pegunungan Himalaya.   Ketika […]

Baca selengkapnya...
1 24 25 26 27 28 126