Category Archives for "Sutta Pitaka"

Andabhuta Jataka

AṆḌABHŪTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dengan mata tertutup, seorang pemain kecapi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu lain yang merasa gelisah akan nafsu indriawinya. Tanya Sang Guru, “Benarkah laporan itu bahwa engkau adalah orang yang merasa gelisah karena nafsu indriawi, Bhikkhu?” “Benar,” jawabnya. “Bhikkhu, seorang […]

Baca selengkapnya...

Asatamanta Jataka

ASĀTAMANTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [285] “Dalam hasrat yang tidak terkendali,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang menyesal dikarenakan nafsu indriawinya. Cerita pembukanya berhubungan dengan Ummadanti-Jātaka109. Namun kepada bhikkhu ini Sang Guru berkata, “Wanita, Bhikkhu, adalah makhluk yang penuh nafsu, tidak bermoral, keji dan […]

Baca selengkapnya...

Samkhadhamana Jataka

SAṀKHADHAMANA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jangan bertindak keterlaluan,”dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu lain yang juga merupakan orang yang bertindak sesuka hatinya. __________________ Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seorang peniup terompet yang pergi ke Benares bersama ayahnya dalam suatu pesta […]

Baca selengkapnya...

Bherivada Jataka

BHERIVĀDA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jangan bertindak keterlaluan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang selalu mengikuti kehendak hatinya sendiri. Ketika ditanya oleh Sang Guru apakah laporan bahwa ia selalu mengikuti kehendaknya sendiri benar adanya, bhikkhu itu menjawab bahwa hal tersebut adalah benar adanya. “Ini […]

Baca selengkapnya...

Tayodhamma Jataka

TAYODHAMMA-JATAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapa pun yang, seperti dirimu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai percobaan pembunuhan (oleh Devadatta). ____________________ Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Devadatta terlahir sebagai seekor kera, yang menetap di dekat Pegunungan Himalaya sebagai pimpinan dari bangsa kera yang semuanya merupakan […]

Baca selengkapnya...

Vanarinda Jataka

VĀNARINDA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapa pun yang, wahai Raja Kera,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai Devadatta yang hendak membunuh-Nya. Mendapatkan informasi mengenai niat Devadatta yang kejam, Sang Guru berkata, “Ini bukan pertama kalinya, para Bhikkhu, Devadatta mencari cara untuk membunuhku; Ia juga melakukan hal yang […]

Baca selengkapnya...

Kancanakkhanda Jataka

KAÑCANAKKHANDHA-JĀTAKA [276] Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ketika kegembiraan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Sawatthi, mengenai seorang bhikkhu. Menurut kisah yang diceritakan secara turun temurun, setelah mendengarkan khotbah yang diberikan oleh Sang Guru, seorang anak muda Sawatthi menyerahkan diri pada keyakinan yang tak ternilai104 dan menjadi seorang bhikkhu. Para […]

Baca selengkapnya...

Pancavudha Jataka

PAÑCĀVUDHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tanpa kemelekatan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Bhikkhu yang menyerah dalam semua usahanya. Sang Guru berkata kepadanya, “Benarkah laporan tersebut, Bhikkhu, bahwa engkau menyerah ?” “Benar, Sang Bhagawan.” “Di kehidupan yang lampau, Bhikkhu,” kata Sang Guru, “ia yang bijaksana dan […]

Baca selengkapnya...

Phala Jataka

PHALA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jika di dekat sebuah desa,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka yang ahli dalam hal buah-buahan. Hal ini terjadi saat seorang penjaga Kota Sawatthi mengundang Sanggha dengan Buddha sebagai guru mereka, menempatkan mereka di taman peristirahatannya, dimana mereka disuguhi bubur […]

Baca selengkapnya...

Punnapati Jataka

PUṆṆAPĀTI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Apa? Ditinggalkan tanpa dicicipi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai minuman keras yang telah dicampur dengan obat. Sekali waktu, beberapa pemabuk dari Sawatthi berkumpul untuk berdiskusi, mereka berkata, “Kita tidak mempunyai uang yang cukup walaupun hanya untuk membeli satu botol minuman! Bagaimana […]

Baca selengkapnya...
1 52 53 54 55 56 126