30. KEDUA : ISTANA TEBU1 (Ucchuvimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha …. dan seterusnya, sama seperti cerita sebelumnya. Hanya saja, inilah perbedaannya : perempuan itu memberikan tebu, dan dipukul dengan bangku. Dia meninggal pada saat itu juga dan terlahir lagi di alam Tiga-Puluh-Tiga dewa. Pada malam yang sama, di datang ke hadapan sang Thera. […]
Baca selengkapnya...29. PERTAMA : ISTANA ELOK (Ularavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha, di Hutan Bambu. Pada waktu itu, di sebuah rumah di Rajagaha yang melayani Y.M. Maha-Moggallana ada seorang gadis yang cenderung berdana dan suka memberi. Di rumah itu memang disiapkan makanan (utama).1 Gadis itu terbiasa memberikan separuh dari bagiannya sendiri (yang ada di rumah). […]
Baca selengkapnya...10. Cunda si Pemotong Babi Kisah ini menceritakan seorang lelaki bernama Cunda. Selama lima puluh tahun ia memotong babi untuk dimakan atau untuk dijual. Di belakang rumahnya terdapat sebidang tanah. Tanah itu diberi pagar dan dijadikan kandang untuk memelihara babi-babi. Babi-babi itu diberinya makanan berupa rumput-rumputan, sampah atau kotoran-kotoran. Apabila Cunda ingin makan daging babi, […]
Baca selengkapnya...9. Seorang Pemburu Yang Dimangsa Oleh Anjing-anjingnya Sendiri Pada suatu pagi, seorang pemburu bernama Koka, sedang dalam perjalanan menuju sebuah hutan untuk berburu binatang. Ia membawa busur panah di tangannya, diiringi sekelompok anjing pemburu. Dalam perjalanan ia bertemu dengan seorang bhikkhu yang sedang berjalan menuju desa untuk pindapata. Melihat bhikkhu itu, Pemburu Koka memendam rasa […]
Baca selengkapnya...8. Kebencian Jangan Dibalas Dengan Kebencian Terdapatlah sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ibu yang tinggal bersama dengan seorang anak laki-lakinya. Ayahnya sudah meninggal, sehingga ia mengerjakan semua pekerjaan di ladang dan pekerjaan di rumah seorang diri. Ia juga merawat ibunya dengan penuh kasih. Pada suatu hari ibunya berkata: “Anakku, saya akan […]
Baca selengkapnya...7. Bhikkhu dan Makhluk Halus Penghuni Hutan Ketika Sang Buddha sedang berdiam di Savatthi bersama dengan murid-muridnya, Sang Buddha memerintahkan kelima ratus orang muridnya untuk berlatih diri, bermeditasi di hutan untuk mencapai tingkat kesucian. Kelima ratus orang bhikkhu itu lalu pergi menuju ke suatu desa yang cukup besar. Penduduk desa yang ketika mengetahui murid-murid Sang […]
Baca selengkapnya...6. Kecantikan Hanya Setipis Kulit Batasnya Permaisuri Raja Bimbisara bernama Ratu Khema, amat memuja kecantikan wajahnya. Ratu Khema telah mengucapkan permohonannya di kaki Buddha Padumuttara, ia ingin sekali mempunyai rupa dan wajah yang cantik. Tetapi ia mendengar bahwa Sang Buddha Gotama mengatakan, kecantikan bukan merupakan hal yang utama. Pada kelahiran-kelahirannya yang terdahulu, Ratu Khema selalu […]
Baca selengkapnya...5. Sopaka Yang Malang Tersebutlah seorang anak bernama Sopaka. Ia berasal dari keluarga yang sangat miskin. Ketika Sopaka berusia tujuh tahun, ayahnya meninggal dunia. Ibunya kawin lagi dengan seorang laki-laki yang amat kejam, jahat dan kasar. Ia selalu memukul, mencaci-maki dan membentak Sopaka kecil yang ramah, tidak berdosa dan baik hati itu. Ayah tirinya selalu […]
Baca selengkapnya...28. KESEBELAS: ISTANA PEMBERI-DANA-MAKANAN, KEDUA (Dutiyabhikkhadayikavimana) Sama seperti cerita Istana sebelumnya. Hanya saja, disini Yang Terberkahi berada di Rajagaha, dan perempuan itu memberikan dana kepada seorang bhikkhu yang tidak memiliki kekotoran batin, tenang pikirannya, tanpa kebingungan.1 Catatan : VvA. 120 menyebutkannya Thera yang telah menghancurkan kekotoran batinnya RINGKASAN : Pelayan-perempuan, dan Lakhuma, kemudian pemberi-kerak-nasi, Candali, […]
Baca selengkapnya...27. KESEPULUH : ISTANA PEMBERI-DANA-MAKANAN (Bhikkhadayikavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi. Dan pada waktu itu, di Uttaramadhura ada seorang perempuan yang masa hidupnya telah sampai pada akhirnya dan akan terlahir kembali di alam menderita. Menjelang fajar, Yang Terberkahi bangkit dari pencapaian kasih saying yang besar, dan mengamati dunia. Beliau melihat perempuan itu. Karena ingin […]
Baca selengkapnya...