Category Archives for "Tipitaka"

Majjhima Nikaya

Majjhima Nikaya Ini merupakan khotbah-khotbah berukuran sedang. Disusun dalam lima belas vagga dan secara kasar digolongkan menurut pokok-pokoknya. Beberapa di antaranya dinamakan dari sutta pertama. Keempat dan kelima ialah dua “pasangan”. Selanjutnya pelajaran untuk para perumah-tangga, bhikkhu, pertapa kelana, raja-raja dan lain-lain. Khotbah-khotbah yang dianggap berasal dari para siswa diberi tanda asterik (*). MULAPARIYAYA-VAGGA (Rangkaian […]

Baca selengkapnya...

Digha Nikaya

      Pembagian khotbah-khotbah panjang disusun dalam tiga vagga atau rangkaian. Dalam koleksi yang sama dalam bahasa Cina ada tiga puluh khotbah, yang dua puluh enam di antaranya telah dipersamakan oleh Anesaki dengan versi Pali. Khotbah-khotbah yang dianggap berasal dari para siswa diberi tanda asterik (*). SILAKANDHA-VAGGA (Rangkaian ini berisikan hal mengenai tata susila. […]

Baca selengkapnya...

Suttavibhanga

      227 PATIMOKKHA SIKKHAPADA – PERATURAN KE-BHIKKHUAN (Sumber : Navakovada, Oleh : HRH The Late Supreme Patriarch Prince Vajirañãnavarorasa, Alih Bahasa : Bhikkhu Jeto, Penerbit : Yayasan Dhammadipa Arama, Jakarta 1989) Peraturan-peraturan ke-Bhikkhu-an yang ditentukan oleh Sang Buddha (Sikkhapada) meliputi : Yang ada didalam Patimokkha. Yang tidak ada dalam Patimokkha. Yang ada dalam […]

Baca selengkapnya...

Kisah Lima Ratus Orang Bhikkhu

Kisah Lima Ratus Orang Bhikkhu Ketika berdiam di Vihara Jetavana, Sang Buddha membabarkan syair kedelapan puluh tiga dari Dhammapada ini, yang merujuk kepada lima ratus orang bhikkhu. Atas permintaan seorang brahmana dari Veranja, Sang Buddha, pada suatu saat, tinggal di Veranja bersama lima ratus orang bhikkhu. Ketika mereka berada di Veranja, sang brahmana lalai untuk […]

Baca selengkapnya...
1 125 126 127