Category Archives for "Sutta Pitaka"

Nigrodha Jataka

No. 445 NIGRODHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Siapa laki-laki itu,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Veluvana, tentang Devadatta. Suatu hari para bhikkhu berkata kepadanya, “Āvuso Devadatta, Sang Guru sangat membantumu! Dari Beliau, Anda menjadi bhikkhu. Sedikit banyak, Anda telah mempelajari tentang Tipiṭaka, kata-kata dari Buddha. Anda telah membangkitkan […]

Baca selengkapnya...

Kandhadipayana Jataka

No. 444 KAṆHADĪPĀYANA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Tujuh hari,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang bhikkhu yang menyimpang ke jalan yang salah. Situasi cerita ini akan dijelaskan di dalam Kusa-Jātaka14 . Ketika Sang Guru menanyakan apakah benar laporan berita ini, bhikkhu itu menjawab bahwa hal itu benar.

Baca selengkapnya...

Culla Bodhi Jataka

No. 443 CULLA-BODHI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Jika seseorang mengambil,” dan seterusnya.—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang bhikkhu yang dikuasai oleh nafsu. Setelah menjadi seorang petapa dengan mengikuti ajaran yang menuntun ke arah penyelamatan disertai dengan semua berkahnya, bhikkhu ini tidak mampu mengendalikan nafsunya. Ia menjadi memiliki nafsu […]

Baca selengkapnya...

Samkha Jataka

No. 442 SAṀKHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [15]8 “O brahmana yang terpelajar,” dan seterusnya— Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang pemberian semua benda kebutuhan para bhikkhu. Dikatakan bahwa di kota Savatthi ada seorang upasaka yang hatinya menjadi gembira setelah mendengar khotbah Dhamma dari Sang Tathagata. Ia mengundang Beliau […]

Baca selengkapnya...

Catu-Dvara-Jataka

BUKU X. DASA-NIPĀTA No. 439 CATU-DVĀRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [1] “Empat pintu gerbang,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seseorang yang tidak patuh. Situasi cerita ini telah dikemukakan sebelumnya di kisah kelahiran (jataka) yang pertama di Buku IX1. Di sini Sang Guru bertanya kembali kepada bhikkhu […]

Baca selengkapnya...

Putimamsa Jataka

No. 437 PŪTIMAṀSA-JĀTAKA255 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [532] “Mengapa Putimansa melakukan demikian,” dan seterusnya. Ini adalah sebuah kisah yang diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang pelenyapan panca indra. Pada suatu waktu terdapat banyak bhikkhu yang tidak menjaga panca indra mereka. Sang Guru berkata kepada Thera Ananda, “Saya harus menasihati para […]

Baca selengkapnya...

Samugga Jataka

No. 436 SAMUGGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [527] “Datang dari mana kalian, Teman-teman?” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu menyesal. Sang Guru bertanya kepadanya apakah benar bahwasanya ia menyesal, dan ketika ia mengakuinya, Beliau berkata, “Mengapa, Bhikkhu, Anda (masih) memiliki nafsu terhadap seorang wanita? Sesungguhnya, […]

Baca selengkapnya...

Haliddiraga Jataka

No. 435 HALIDDIRĀGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Di dalam hutan sendirian,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan seorang wanita yang kasar terhadap seorang pemuda. Cerita pembukanya dapat ditemukan di dalam Culla-Nārada-Jātaka253. ____________________ Di masa lampau, wanita ini mengetahui bahwa jika petapa muda itu melanggar silanya, […]

Baca selengkapnya...

Cakkavaka Jataka

No. 434 CAKKAVĀKA-JĀTAKA249 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [520] “Dua ekor burung,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika bertempat tinggal di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang serakah. Dikatakan bahwa ia serakah dengan segala perlengkapan bhikkhu dan meninggalkan semua kewajibannya terhadap guru dan pembimbingnya (ācariya dan upajjhāya), datang ke Kota Savatthi di pagi […]

Baca selengkapnya...
1 16 17 18 19 20 126