Category Archives for "Sutta Pitaka"

Dhamma Jataka

No. 457 DHAMMA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Saya melakukan hal yang benar,” dan seterusnya— Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berada di Jetavana, tentang bagaimana Devadatta tertelan ke dalam bumi. Mereka berkumpul di dhammasabhā untuk membicarakan: “Teman, Devadatta selalu bermusuhan dengan Sang Tathagata, dan akhirnya ia ditelan bumi.” Sang Guru masuk ke sana […]

Baca selengkapnya...

Junha Jataka

No. 456 JUṆHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “O raja pemimpin rakyat,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang hadiah yang diterima oleh Ananda Thera. Dalam kurun waktu dua puluh tahun pertama Buddha Gotama mencapai ke-Buddha-an, siswa yang melayani-Nya tidaklah selalu sama; kadang-kadang Nagasamāla Thera, kadang-kadang Nāgita, Upavāṇa, […]

Baca selengkapnya...

Mati Posaka Jataka

BUKU XI. EKĀDASA-NIPĀTA No. 455 MĀTI-POSAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [90] “Walaupun jauh,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berada di Jetavana, tentang seorang tetua yang harus menghidupi ibunya. Situasi dari kejadian ini sama seperti kejadian di dalam kisah Sāma-Jātaka. Di dalam kesempatan ini juga Sang Guru berkata kepada para bhikkhu, […]

Baca selengkapnya...

Maha Mangala Jataka

No. 453 MAHĀ-MAṄGALA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Babarkan kebenaran,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang kitab suci Mahā-maṅgala, atau buku tentang petanda43. Di kota Rajagaha, dikarenakan sesuatu hal sekelompok besar orang berkumpul di tempat peristirahatan kerajaan. Dan di antara mereka ada seorang laki-laki yang bangkit dan […]

Baca selengkapnya...

Cakka Vaka Jataka

No. 451 CAKKA-VĀKA-JĀTAKA39 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [70] “Anda berdua memiliki warna yang bagus,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang serakah. Dikatakan bahwa laki-laki ini tidak merasa puas dengan hasilnya sebagai peminta-minta, ia selalu berkeliling sambil menanyakan, “Dimanakah ada makanan buat para bhikkhu? Dimanakah ada […]

Baca selengkapnya...

Bilari Kosiya Jataka

No. 450 BIḶĀRI-KOSIYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Ketika tidak ada makanan,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang mengabdikan dirinya dalam pembagian dana. Diceritakan bahwa bhikkhu ini mencurahkan dirinya dalam pembagian dana, menjadi sangat ingin mulai dari waktu setelah ia selesai mendengar khotbah Dhamma dan […]

Baca selengkapnya...

Matta Kundali Jataka

No. 449 MAṬṬA-KUṆḌALI-JĀTAKA33 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Mengapa di tanah hutan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika tinggal di Jetavana, tentang seorang tuan tanah yang putranya meninggal. Di kota Savatthi,  kita mengetahui bahwa kematian merenggut nyawa putra dari seorang tuan tanah yang biasa melayani Sang Buddha. Merasa menderita karena berduka […]

Baca selengkapnya...

Maha Dhamma Pala Jataka

No. 447 MAHĀ-DHAMMA-PĀLA-JĀTAKA29 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Adat apakah itu,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru di saat kunjungan pertama Beliau (sebagai Buddha) ke Kapilapura, dimana Beliau tinggal di Nigrodha Arama milik ayahnya, tentang ayahnya, raja yang tidak percaya. Dikatakan pada waktu itu raja Suddhodana yang agung memberikan makanan berupa bubur beras […]

Baca selengkapnya...

Takkala Jataka

No. 446 TAKKAḶA-JĀTAKA28 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tidak ada lampu di sini,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan sewaktu Sang Guru berada di Jetavana, tentang seorang upasaka yang menghidupi ayahnya. Laki-laki ini kita ketahui terlahir di dalam keluarga yang tidak mampu. Setelah ibunya meninggal, ia menjadi terbiasa bangun cepat di pagi hari menyiapkan pasta gigi dan […]

Baca selengkapnya...
1 15 16 17 18 19 126