Category Archives for "Sutta Pitaka"

Mitacinti Jataka

MITACINTI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka berdua terperangkap,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai dua orang thera yang telah tua. Setelah menghabiskan masa wassa di hutan dekat sebuah desa, mereka memutuskan untuk menemui Sang Guru, dan mengumpulkan perbekalan untuk perjalanan mereka. Namun mereka terus menunda keberangkatan mereka […]

Baca selengkapnya...

Sigala Jataka

SIGĀLA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Serigala mabuk itu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai Devadatta. Para bhikkhu berkumpul [425] di Balai Kebenaran dan bercerita tentang bagaimana Devadatta telah pergi ke Gayāsīsa bersama lima ratus orang pengikut, yang dituntunnya kepada ajaran yang salah dengan mengatakan bahwa Dhamma sebenarnya […]

Baca selengkapnya...

Amaradevi Jataka

AMARĀDEVĪ-PAÑHA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Nasi barli dan bubur masam,” dan seterusnya. Kisah Amarādevī-Pañha (Pertanyaan Amarādevī) ini akan diceritakan di dalam Jātaka yang sama (di atas). Ini adalah akhir dari Amarādevī-Pañha195. Catatan kaki : 195 Amarā adalah istri Raja Mahosadha; bandingkan Milindapañha. Bodhisatta adalah Mahosadha, bandingkan Jātaka (Pali) I, hal.53.

Baca selengkapnya...

Kundakapuva Jataka

KUṆḌAKAPŪVA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sebagai imbalan bagi pemujanya,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Sawatthi, mengenai seorang lelaki yang sangat miskin. Di Sawatthi, Sanggha dengan Buddha sebagai guru mereka selalu dijamu, kadang-kadang oleh satu keluarga tunggal, kadang-kadang oleh tiga atau empat keluarga sekaligus, atau oleh seseorang secara pribadi […]

Baca selengkapnya...

Bahiya Jataka

BĀHIYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Belajarlah engkau dengan tepat,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika Beliau menetap di Kūṭāgārasālā 192 di Weluwana (Veḷuvana) dekat Vesāli, mengenai seorang Licchavi, seorang pangeran alim yang memeluk keyakinan ini. Ia mengundang Sanggha dengan Sang Buddha sebagai guru mereka ke rumahnya, dan di sana ia memberikan […]

Baca selengkapnya...

Salittaka Jataka

SĀLITTAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [418] “Hadiah dari keahlian,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang melempar batu dan menjatuhkan seekor angsa. Diceritakan bahwa bhikkhu ini, yang berasal dari sebuah keluarga terpandang di Sawatthi, mempunyai keahlian memukul benda dengan batu; suatu hari, setelah mendengarkan pembabaran […]

Baca selengkapnya...

Udancani Jataka

UDAÑCANI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Hidup bahagia tadinya adalah milikku,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai godaan dari seorang gadis yang gemuk (atau kasar). Kejadian ini akan diceritakan dalam Culla-Nārada-Kassapa-Jātaka189 di Buku Ketiga Belas. Saat menanyai bhikkhu tersebut, Sang Buddha mendapat pengakuan darinya bahwa benar ia sedang […]

Baca selengkapnya...

Dubbalakattha Jataka

DUBBALAKAṬṬHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Takutkah engkau pada angin,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang tinggal dalam keadaan gelisah secara terus menerus. Dikatakan bahwa ia berasal dari keluarga terpandang di Sawatthi, dan ia meninggalkan keduniawian setelah mendengarkan pembabaran Dhamma, ia selalu merasa gelisah akan […]

Baca selengkapnya...
1 47 48 49 50 51 126