Category Archives for "Sutta Pitaka"

Kalanduka Jataka

KALAṆḌUKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Engkau memalsukan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu pembual. (Cerita pembuka dan kisah masa lampau dalam kasus ini sama seperti yang diceritakan dalam Kaṭāhaka di kisah sebelumnya208.) ____________________ Kalaṇḍuka dalam kejadian ini adalah nama dari pelayan Saudagar Benares itu. Setelah […]

Baca selengkapnya...

Asilakkhana Jataka

ASILAKKHAṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Perbedaan nasib kita,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang brahmana yang disewa oleh Raja Kosala karena kehebatannya dalam menyatakan apakah sebilah pedang membawa keberuntungan atau tidak. Diberitahukan bahwa saat pandai besi istana menempa sebilah pedang, brahmana ini hanya perlu mencium untuk […]

Baca selengkapnya...

Katahaka Jataka

KAṬĀHAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jika ia yang berada,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai seorang bhikkhu pembual. Cerita pembuka mengenai dirinya sama dengan apa yang telah pernah diceritakan204. _____________________ Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta adalah seorang saudagar yang kaya, dan istrinya telah melahirkan […]

Baca selengkapnya...

Amba Jataka

AMBA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tetaplah semangat, Saudaraku,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang brahmana baik yang termasuk keluarga bangsawan di Sawatthi, yang menyerahkan diri pada kebenaran dan bergabung dalam Sanggha, namun tidak mengalami kemajuan dalam setiap tugasnya. Tidak menyalahkan jumlah kehadirannya pada para guru; teliti […]

Baca selengkapnya...

Nangalisa Jataka

NAṄGALĪSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Untuk segala hal,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai Thera Lāḷudāyi yang disebut-sebut selalu mengatakan hal yang salah. Ia tidak pernah mengetahui waktu yang sesuai untuk beberapa ajaran. Sebagai contoh, jika ada perayaan, ia akan menyerukan teks yang sedih 202 , “Mereka […]

Baca selengkapnya...

Kusanali Jataka

[441] KUSANĀḶI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Biar besar dan kecil,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, tentang sahabat sejati Anāthapiṇḍika. Para kenalan, teman-teman dan kerabatnya menemuinya dan mencoba menghentikan kedekatan Anāthapiṇḍika dengan seseorang, dengan mengatakan ia tidak sebanding dengan Anāthapiṇḍika baik dalam status maupun kekayaan, namun saudagar agung […]

Baca selengkapnya...

Bandhanamokkha Jataka

[437] BANDHANAMOKKHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ketika orang bodoh berbicara,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang brahmana wanita bernama Ciñca, yang kisahnya akan diceritakan di Buku Kedua Belas dalam Mahāpaduma-Jātaka 199 . Pada kesempatan itu Sang Guru berkata, “Para Bhikkhu, ini bukan pertama kalinya Ciñca melempar […]

Baca selengkapnya...

Akalaravi Jataka

AKĀLARĀVI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tidak ada induk,” dan seterusnya. Kisah ini disampaikan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang selalu ribut di waktu yang salah. Dikatakan bahwa ia berasal dari sebuah keluarga terpandang di Sawatthi, ia melepaskan keduniawian untuk belajar Dhamma, namun ia melalaikan tugas dan menganggap remeh petunjuk […]

Baca selengkapnya...

Dubbaca Jataka

DUBBACA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Terlalu berlebihan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang tidak patuh; Cerita pembukanya akan diberikan pada Buku Kesembilan, dalam Gijjha-Jātaka196. Sang Guru menegurnya dengan kata-kata berikut ini, “Sama seperti sekarang, di kehidupan yang lampau engkau juga tidak patuh, Bhikkhu, tidak […]

Baca selengkapnya...

Anusasika Jataka

ANUSĀSIKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Burung pengadu yang serakah itu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai seorang bhikkhuni yang memberikan peringatan kepada orang lain. Diberitahukan bahwa ia berasal dari sebuah keluarga terpandang di Sawatthi, namun sejak menjadi, bhikkhuni ia gagal melaksanakan kewajibannya dan dipenuhi oleh keserakahan; ia […]

Baca selengkapnya...
1 46 47 48 49 50 126