Mudulakkhana Jataka

MUDULAKKHAṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sampai Hati Lembut menjadi milikku,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai bahaya nafsu. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; ada seorang pemuda dari Sawatthi, [303] saat mendengar Dhamma yang dibabarkan oleh Sang Guru, ia menjadi sangat kagum pada ajaran dari Ti-Ratana. Setelah […]

Baca selengkapnya...

Kasih Sayang Seorang Ibu

      Kasih Sayang Seorang Ibu Sumber : Internet   Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak […]

Baca selengkapnya...

Ibu

IBU Oleh Iwan Fals *Ribuan kilo jalan yang kau tempuh Lewati rintang untuk aku anakmu Ibuku sayang masih terus berjalan Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah Seperti udara… kasih yang engkau berikan Tak mampu ku membalas…ibu…ibu Ingin kudekap dan menangis di pangkuanmu Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku […]

Baca selengkapnya...

Kisah Menyentuh Seorang Ibu Tua

Kisah Menyentuh Seorang Ibu Tua Sumber : Internet Ini cerita dari Jepang kuno. Mudah2an bisa diambil hikmahnya… Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya. Alkisah ada seorang anak […]

Baca selengkapnya...

Pancaran Sinar

Pancaran Sinar Di sebuah desa di daerah utara yang mempunyai  musim dingin yang panjang  sepanjang tahun, tinggallah sekitar 10 keluarga. Walaupun penduduk desa ini sepanjang tahun bekerja keras, hasil pencaharian mereka hanya cukup untuk hidup pas-pasan. Kehidupan mereka sangat sederhana dan hemat. Ketika malam hari tiba, gadis-gadis di desa ini akan berkumpul mengerjakan pekerjaan tangan […]

Baca selengkapnya...

Anabhirati Jataka

ANABHIRATI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Seperti jalan raya,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka yang lain, dengan kejadian yang sama seperti kejadian sebelumnya. Pria ini, dalam penyelidikan yang dilakukannya, menjadi yakin akan perilaku buruk istrinya. Ia berbicara dengan istrinya, hasilnya ia begitu kecewa sehingga selama […]

Baca selengkapnya...

Durajana Jataka

DURĀJĀNA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anda berpikir,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka (upāsaka, umat awam pria). Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun, ada seorang upasaka yang tinggal di Sawatthi, yang berlindung kepada Ti Ratana (Tiga Mestika, yang terdiri dari Buddha, Dhamma, dan Sanggha) dan […]

Baca selengkapnya...

Sebatang Ginseng

Sebatang Ginseng Alkisah di sebuah desa ada seorang bapak sedang pergi ke pasar. Dia melihat seorang pedagang sedang menjual sesuatu. Lalu dia bertanya kepadanya. “Ini apa?” ”Ginseng,” jawab si pedagang. Dijawab lagi oleh si Bapak: “Ini ginseng beneran?” Pedagang menjawab: “Tentu saja, ini adalah ginseng pegunungan.” Si Bapak bertanya kembali: “Berapa harganya?” Pedagang ginseng ini […]

Baca selengkapnya...

Takka Jataka

TAKKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Wanita dipenuhi oleh kemarahan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu lain yang merasa gelisah karena nafsu indriawinya. Ketika ditanyai, bhikkhu itu mengakui kalau ia merasa gelisah karena nafsu indriawinya. Sang Guru berkata, “Wanita adalah makhluk yang tidak tahu berterima kasih […]

Baca selengkapnya...

Praktek Dhamma Menuju Kehidupan Yang Lebih Baik

    Video dengan kualitas yang lebih baik dan full version dapat dilihat DI SINI :         Bhikkhu Uttamo menjelaskan bahwa umat Buddhis yang belum mempraktekkan Dhamma dalam kehidupan sehari-hari bukanlah umat Buddhis yang sejati, dan ini disebut sebagai umat Buddhis Tradisi. Dan Praktek Dhamma dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting artinya, karena […]

Baca selengkapnya...