Category Archives for Naskah Dhamma

Cullakalinga Jataka

No. 301 CULLAKĀLIṄGA-JĀTAKA1 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [1]“Buka pintu gerbang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang penahbisan empat petapa (pengembara) wanita. Menurut tradisi, keluarga pemimpin kaum Licchavi2 yang berjumlah tujuh ribu tujuh ratus tujuh orang, bertempat tinggal di Vesālī (Vesali), dan mereka semuanya bagus dalam argumentasi dan […]

Baca selengkapnya...

Vaka Jataka

No. 300 VAKA-JĀTAKA286 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [449] “Serigala, yang mengambil,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang persahabatan lampau. Cerita pembukanya secara lengkap terdapat di dalam Vinaya; berikut ini adalah ringkasannya. Yang Mulia Upasena, dua vassa, mengunjungi Sang Guru bersama dengan seorang yang bhikkhu satu vassa yang […]

Baca selengkapnya...

Meditasi Lebih Ampuh Kurangi Rasa Sakit Dibanding Obat

Meditasi Lebih Ampuh Kurangi Rasa Sakit Dibanding Obat Vera Farah Bararah – detikHealth Jakarta, Selama ini meditasi diketahui dapat membuat orang menjadi lebih tenang. Tapi ternyata meditasi juga dapat membantu menghilangkan rasa sakit yang lebih ampuh dibanding obat. Para peneliti telah menemukan hanya melakukan satu jam latihan meditasi bisa mengurangi rasa sakit dan memiliki efek […]

Baca selengkapnya...

Komaya Putta Jataka

No. 299 KOMĀYA-PUTTA-JĀTAKA285 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [447] “Tadinya kamu biasa,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Pubbārāma, tentang  beberapa bhikkhu yang berkelakuan buruk dan kasar. Bhikkhu-bhikkhu ini, yang tinggal di bawah kamar Sang Guru, membicarakan tentang apa yang telah mereka lihat dan dengar, kemudian mereka jadi bertengkar dan […]

Baca selengkapnya...

Udumbara Jataka

No. 298 UDUMBARA-JĀTAKA284 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Buah-buah elo telah masak,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu. Dia membangun pertapaannya untuk ditempati di dekat sebuah desa di daerah perbatasan. Kediaman yang menyenangkan ini berada di atas batu yang rata; sebuah sumur dengan air yang cukup […]

Baca selengkapnya...

Kama Vilapa Jataka

No. 297 KĀMA-VILĀPA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Wahai burung yang terbang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan (nafsu) oleh mantan istrinya. Cerita pembukanya dikemukakan di dalam Puppharatta-Jātaka 282 dan juga kisah masa lampau di dalam Indriya-Jātaka283. Maka orang ini pun dipasung hidup-hidup. Sewaktu tergantung di sana, […]

Baca selengkapnya...

Anak Anjing

Anak Anjing Seorang anak lelaki memasuki Pet Shop bertuliskan  “Dijual Anak Anjing”.   Ia bertanya : “Berapa harga seekor anak anjing?” Pemilik toko menjawab, “Sekitar 30 sampai 50 Dollar.” Anak itu berkata, “Aku hanya mempunyai 23,5 Dollar. Bisakah aku melihat-lihat anak anjing itu?” Pemilik toko tersenyum. Ia lalu bersiul. Tak lama kemudian muncullah lima ekor […]

Baca selengkapnya...

Samudda Jataka

No. 296 SAMUDDA-JĀTAKA280 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapakah yang terbang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Thera Upananda. Bhikkhu ini adalah seorang pemakan dan peminum yang banyak, tidak ada yang membuatnya puas, bahkan persediaan berupa satu muatan kereta. Selama masa vassa, dia menghabiskan waktunya di dua atau […]

Baca selengkapnya...

Anta Jataka

No. 295 ANTA-JĀTAKA278 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Seperti seekor sapi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di tempat yang sama, tentang dua orang yang sama. Cerita pembukanya sama seperti sebelumnya di atas. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta adalah Raja Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seorang dewa pohon eraṇḍa279, yang tumbuh di […]

Baca selengkapnya...

Jambu Khadaka Jataka

No. 294 JAMBU-KHĀDAKA-JĀTAKA276 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapakah itu yang duduk,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Veḷuvana (Veluvana), tentang Devadatta dan Kokālika. Di saat Devadatta  mulai kehilangan perolehan dan ketenaran, Kokālika (Kokalika) pergi dari rumah ke rumah, mengatakan, “Thera Devadatta adalah keturunan dari Mahāsammata, raja agung yang pertama, […]

Baca selengkapnya...
1 63 64 65 66 67 163