Category Archives for Naskah Dhamma

Kalakanni Jataka

KĀLAKAṆṆI-JĀTAKA [364] Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ia adalah seorang sahabat,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang sahabat dari Anāthapiṇḍika. Menurut kisah yang disampaikan secara turun temurun, mereka berdua merupakan teman sepermainan, dan pergi ke sekolah yang sama. Namun, seiring berjalannya waktu, sahabatnya yang bernama Kutukan (kālakaṇṇi) […]

Baca selengkapnya...

Mittavinda Jataka

MITTAVINDA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tidak ada lagi tempat untuk berdiam,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu yang keras hati. Kejadian-kejadian pada kelahiran ini, yang berlangsung pada masa Buddha Kassapa, akan diceritakan dalam Mahā-Mittavindaka-Jātaka162 di Buku Kesepuluh. ____________________ Kemudian Bodhisatta mengucapkan syair berikut: Tidak ada […]

Baca selengkapnya...

Hukuman Paling Berat

Hukuman Paling Berat Ketika tamat kuliah, saya mempunyai seorang teman kuliah yang sangat baik mendapatkan kesempatan kerja di sebuah perusahaan export import yang terkenal. Tak disangka, ayah saya lalu menggunakan hubungan relasi menempatkan saya untuk menggantikan tempat teman baik saya ini sehingga ia tidak bisa bekerja disana. Disebabkan kehendak ayah yang sangat keras, saya tidak […]

Baca selengkapnya...

Surapana Jataka

SURĀPĀNA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [360] “Kami minum,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru berkenaan dengan Thera Sāgata, saat Beliau menetap di Taman Ghosita dekat Kosambī. Setelah menghabiskan musim hujan di Sawatthi, Sang Guru melanjutkan pindapata ke sebuah kota niaga yang bernama Bhaddavatikā, dimana para penggembala sapi, penggembala kambing, para petani dan […]

Baca selengkapnya...

Bhimasena Jataka

BHĪMASENA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Engkau menyombongkan keberanianmu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu pembual (cerewet). Menurut kisah yang disampaikan secara turun temurun, ia selalu berkumpul di sekitar bhikkhu dalam berbagai usia, memperdaya semua orang dengan bualan yang tidak benar akan silsilah kebangsawanannya. “Ah, Awuso,” […]

Baca selengkapnya...

Apa yang Dilihat di Puncak Gunung

Apa yang Dilihat di Puncak Gunung Dahulu kala, ditempat yang sangat jauh, ada seorang kepala suku sedang sakit keras. Lalu dia memanggil 3 pemuda gagah dan kuat serta paling berbakat yang ada dikampung itu, berkata kepada mereka, “Saya sudah akan meninggalkan dunia ini, saya menginginkan kalian melakukan hal yang terakhir untuk saya. Kalian bertiga adalah […]

Baca selengkapnya...

Kharassara Jataka

KHARASSARA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ia memberi kesempatan kepada para perampok,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang menteri. Dikisahkan bahwa ia berlagak baik di depan Raja. Setelah mengumpulkan upeti untuk kerajaan di desa perbatasan, secara diam-diam menteri itu bekerja sama dengan sekelompok perampok. Ia akan mengatur […]

Baca selengkapnya...

Illisa Jataka

ILLĪSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Keduanya juling,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Tuan Bendahara Besar yang kikir. Di dekat Kota Rajagaha (Rājagaha), sebagaimana diceritakan, terdapat sebuah kota yang bernama Gula Merah (Jagghery), dan di sini tinggallah seorang Tuan Bendahara Besar, yang dikenal sebagai Jutawan Kikir, […]

Baca selengkapnya...

Impian Pengemis

Impian Pengemis Ada seorang pengemis yang setiap hari berkeliaran di jalanan setiap hari selalu berpikir, betapa bagus jika ditangannya ada  uang 2000 dollar. Pada suatu hari, pengemis ini tanpa sengaja, melihat seekor anjing kecil yang lucu sedang tersesat. Pengemis ini melihat disekelilingnya tidak ada seorangpun, lalu ia menggendong anjing kecil ini pulang ke gubuknya dan […]

Baca selengkapnya...

Mahasupina Jataka

MAHĀSUPINA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Diawali sapi jantan, pepohonan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai enam belas mimpi besar. Saat penggal akhir suatu malam, (menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun) Raja Kosala, yang terlelap sepanjang malam, memimpikan enam belas mimpi besar, [335] terbangun dengan ketakutan dan kegelisahan, […]

Baca selengkapnya...
1 85 86 87 88 89 163