ASAṀKIYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Rasa takut tidak timbul dalam diriku saat di dusun,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka yang tinggal di Sawatthi. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun, lelaki ini, yang telah mencapai kesucian Sotāpanna dan merupakan seorang penganut yang saleh, pernah sekali […]
Baca selengkapnya...04 Sepuluh Tanya Jawab dengan Bhikkhu Uttamo 06 Desember 2010 s.d. 15 Desember 2010 01. Silvie Monday, 6 December 2010 Hal yang dilakukan sewaktu meditasi Namo Buddhaya, Bhante, saya ingin bertanya. Ketika bermeditasi apa yg harus saya renungkan atau apa yang harus saya pikirkan? Kemudian apa yang dimaksud dengan dassana? Mohon petunjuk dan pejelasannya Bhante.. […]
Baca selengkapnya...Kisah Dua Buah Sepatu Alkisah seorang wanita ketika dia datang ke New York, dia singgah di sebuah toko. Ketika sampai ditempat bagian penjualan sepatu import, dia melihat tulisan disana, ”Obral, hanya dengan membayar 10% dari harga semula, sudah bisa dibawa pulang!” Dia mengangkat sepatu ini melihat, harga yang semula USD.70 sekarang hanya dengan USD.7 dia […]
Baca selengkapnya...RUKKHADHAMMA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Bersatu, seperti pohon-pohon di hutan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai pertikaian karena masalah air yang membawa penderitaan kepada para kerabatnya. Mengetahui hal tersebut, beliau bergerak melalui udara, duduk bersila di atas Sungai Rohini (Rohinī), dan memancarkan cahaya di kegelapan; mengagetkan para […]
Baca selengkapnya...Jangan Menyentuh Kantong Dendam Xiao Lie dan Xiao Wang adalah kolega, juga teman akrab. Pada suatu hari mereka berdua duduk dan ngobrol, tangan Xiao Lie yang iseng mengambil satu lembar kertas sambil mengobrol tangannya mulai mencoret kertas itu dengan iseng. Setelah itu mereka berdua berpisah, Xiao Wang tanpa sengaja melihat kertas yang di […]
Baca selengkapnya...SACCAṀKIRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka mengetahui dunia ini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai usaha untuk membunuh. Saat duduk di Balai Kebenaran, para bhikkhu sedang membicarakan kejahatan Dewadatta, “Awuso, Dewadatta tidak mengetahui kebaikan dari Sang Guru; ia benar-benar berusaha membunuh beliau.” Saat itu, Sang Guru memasuki […]
Baca selengkapnya...SĪLAVANĀGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Semakin kurangnya rasa berterima kasih,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana (Veḷuvana, Hutan Bambu) mengenai Dewadatta (Devadatta). Para bhikkhu duduk di Balai Kebenaran, berkata, “Awuso, Dewadatta tidak tahu berterima kasih dan tidak mengenali kebaikan dari Bhagawan.” Setelah memasuki Balai Kebenaran, Sang Guru bertanya […]
Baca selengkapnya...Petani dan Cangkulnya Ada seorang petani dengan cangkulnya membajak sawah setiap hari. Selama bertahun-tahun waktunya dihabiskan dengan mencangkul tanah. Dia melakukan pekerjaannya dengan rajin sehingga memperoleh hasil cukup bagus. Pada suatu hari ada seorang kultivator datang ke rumahnya meminta derma. Kultivator ini kelihatan hidup dengan bebas dan bahagia, maka didalam hati petani ini timbul niat […]
Baca selengkapnya...VARAṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [316] “Belajarlah engkau dari dia,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Thera yang bernama Tissa, Putra Tuan Tanah. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; suatu hari, tiga puluh pemuda Sawatthi yang merupakan sahabat satu sama lain, membawa wewangian, bunga, dan jubah, […]
Baca selengkapnya...KUDDĀLA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Penaklukan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Thera yang bernama Cittahattha-Sariputta (Cittahattha-Sāriputta). Dikatakan semasa mudanya, ia berasal dari sebuah keluarga yang baik di Sawatthi. Suatu hari, saat dalam perjalanan pulang setelah membajak (tanah), ia berkunjung ke wihara. Di sana ia menerima […]
Baca selengkapnya...