Category Archives for "Majjhima Nikaya"

Maha Dukkhakkhandha Sutta

Maha Dukkhakkhandha Sutta Sumber : Kumpulan Sutta Majjhima Nikaya I Oleh : Tim Penerjemah Tripitaka Penerbit : Yayasan Pancaran Dharma, Jakarta, 1992 1. Demikian telah saya dengar: Pada suatu ketika Sang Bhagava tinggal di Savatthi di Jetavana, di Taman Anathapindika. 2. Kemudian pada suatu pagi, sejumlah bhikkhu berpakaian, mengambil mangkuk dan jubah luarnya, mereka pergi […]

Baca selengkapnya...

Mahasihanada Sutta

MAHASIHANADA SUTTA Sumber : Kumpulan Sutta Majjhima Nikaya I Oleh : Team Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha, Penerbit : Proyek Sarana Keagamaan Buddha Departemen Agama RI, 1993 Demikian telah saya dengar: Pada suatu ketika Sang Bhagava sedang berada di hutan kecil, yang terletak di sebelah barat dari kota Vesali. Pada ketika itu Sunakkhatta Licchaviputta baru […]

Baca selengkapnya...

Culasihanada Sutta

CULASIHANADA SUTTA Sumber : Kumpulan Sutta Majjhima Nikaya I Oleh : Tim Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha Penerbit : Proyek Sarana Keagamaan Buddha Departemen Agama RI, 1993 Demikian yang saya dengar. Pada suatu ketika Sang Bhagava berada di Jetavana, Anathapindika Arama, Savatthi. Kemudian Sang Bhagava berkata : “Para bhikkhu.” “Ya, Bhante,” jawab mereka. Selanjutnya Sang […]

Baca selengkapnya...

Satipatthana Sutta

SATIPATTHANA SUTTA Sumber: Aneka Sutta, Penyusun : Maha Pandita Sumedha Widyadharma, Diterbitkan oleh Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Nalanda 1992 Demikianlah telah kudengar: Pada suatu hari Sang Bhagava berada di antara suku Kuru di kota Kammassadhamma. Ketika itu Beliau bersabda kepada para bhikkhu: “O bhikkhu, terdapat jalan untuk membuat manusia menjadi suci; terbebas dari kesedihan, duka-cita […]

Baca selengkapnya...

Sammaditthi Sutta

SAMMADITTHI SUTTA Sumber : Sutta Pitaka Majjhima Nikaya I, Oleh : Tim Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha, Penerbit : Proyek Sarana Keagamaan Buddha Departemen Agama RI, 1993 Demikianlah yang saya dengar. Pada suatu ketika Sang Bhagava berada di Jetavana, Anathapindika Arama, Savatthi. Bhikkhu Sariputta menyapa para bhikkhu: “Para bhikkhu.” “Avuso,” jawab mereka. Bhikkhu Sariputta berkata: […]

Baca selengkapnya...

Sallekha Sutta

SALLEKHA SUTTA Sumber : Sutta Pitaka Majjhima Nikaya I, Oleh : Tim Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha, Penerbit : Proyek Sarana Keagamaan Buddha Departemen Agama RI, 1993 Demikian yang saya dengar. Pada suatu ketika Sang Bhagava berada di Jetavana, Anathapindika Arama, Savatthi. Di waktu malam Bhikkhu Mahacunda bangun dari meditasi, ia pergi menemui Sang Bhagava, […]

Baca selengkapnya...

Vatthupama Sutta

VATTHUPAMA SUTTA Sumber : Kumpulan Sutta Majjhima Nikaya I, Oleh : Tim Penerjemah Tripitaka Penerbit : Yayasan Pancaran Dharma, Jakarta, 1992 1. Demikian telah saya dengar: Pada satu kesempatan Sang Bhagava menetap di Savatthi, di hutan Jeta, di Taman Anathapindika. Di sana Beliau menyapa para bhikkhu demikian: “Para Bhikkhu.” “Yang Mulia,” jawab mereka. Sang Bhagava […]

Baca selengkapnya...

Akankheyya Sutta

AKANKHEYYA SUTTA Sumber : Sutta Pitaka Majjhima Nikaya II Oleh : Tim Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha Penerbit : Hanuman Sakti, Jakarta, 1997 Demikianlah yang saya dengar: Pada suatu waktu Sang Bhagava berada di vihara Jetavana, milik Anathapindika, di Savatthi. Ketika itu, Sang Bhagava berkata kepada para bhikkhu: “Para bhikkhu.” para bhikkhu menjawab: “Ya, Bhante. […]

Baca selengkapnya...

Anangana Sutta

ANANGANA SUTTA Sumber : Sutta Pitaka Majjhima Nikaya II Oleh : Tim Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha Penerbit : Hanuman Sakti, Jakarta, 1997 Demikianlah yang saya dengar: Demikianlah yang saya dengar: Pada suatu waktu Sang Bhagava berada di Jetavana, milik Anathapindika, di Savatthi. Sementara Beliau berada di sana, Bhikkhu Sariputta berkata kepada para bhikkhu: “Para […]

Baca selengkapnya...

Bhayabherava Sutta

BHAYABHERAVA SUTTA Sumber : Sutta Pitaka Majjhima Nikaya II Oleh : Tim Penterjemah Kitab Suci Agama Buddha Penerbit : Hanuman Sakti, Jakarta, 1997 Demikianlah yang saya dengar pada suatu ketika Sang Bhagava berada di Jetavana, milik Anathapindika, Savatthi. Kemudian Brahmana Janussoni pergi menemui Sang Bhagava, setelah bertemu, ia bersalaman dengan Sang Bhagava; setelah saling bersalaman […]

Baca selengkapnya...