Category Archives for "Sutta Pitaka"

Suci Jataka

No. 387 SŪCI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Dapat dengan cepat,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang kesempurnaan dalam kebijaksanaan. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Mahāummagga-Jātaka159. “Ini bukan kali pertamanya Sang Tathāgata adalah orang yang bijak dan ahli dalam pengupayaan,” kemudian Beliau menceritakan sebuah kisah masa lampau.

Baca selengkapnya...

Kharaputta Jataka

No. 386 KHARAPUTTA-JĀTAKA158 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [275] “Kambing adalah hewan bodoh,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini di Jetavana, tentang godaan terhadap seorang bhikkhu oleh mantan istrinya. Ketika bhikkhu itu mengakui bahwa ia merindukan kehidupan duniawi, Sang Guru berkata, “Bhikkhu, wanita ini mencelakaimu; Di masa lampau juga Anda masuk ke dalam […]

Baca selengkapnya...

Sirikalakanni Jataka

No. 382 SIRIKĀLAKAṆṆI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [257] “Siapakah itu,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berada di Jetavana, mengenai Anāthapiṇḍika (Anathapindika). Sejak mencapai tingkat kesucian Sotāpanna, Anathapindika selalu menjaga lima latihan moralitas (sila), begitu juga dengan istri, putra-putri, para pelayan dan pekerjanya. Suatu hari di dalam balai kebenaran para bhikkhu […]

Baca selengkapnya...

Asanka Jataka

No. 380 ĀSAṄKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Di taman dewa,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan terhadap seorang bhikkhu oleh mantan istrinya (dalam kehidupan rumah tangga). Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Indriya-Jātaka150. Sang Guru mengetahui bahwa bhikkhu itu menyesal disebabkan oleh mantan istrinya, jadi Beliau berkata, […]

Baca selengkapnya...

Neru Jataka

No. 379 NERU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Burung dendang dan burung gagak,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu. Ceritanya dimulai ketika ia telah memperoleh objek meditasi berupa perbuatan (kammaṭṭhāna) dari Sang Guru dan kemudian pergi ke sebuah desa perbatasan. Orang-orang di sana, yang merasa […]

Baca selengkapnya...

Darimukha Jataka

No. 378 DARĪMUKHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Kesenangan-kesenangan indriawi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang pelepasan keduniawian. Cerita pembukannya telah dikemukakan sebelumnya. ____________________ Dahulu kala ketika Raja Magadha berkuasa di Rājagaha, Bodhisatta terlahir sebagai anak dari permaisurinya dan diberi nama Pangeran Brahmadatta. Pada hari kelahirannya, pendeta  […]

Baca selengkapnya...

Setaketu Jataka

No. 377 SETAKETU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Teman, janganlah marah,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang curang. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Uddālaka-Jātaka138. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta menjadi raja di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seorang guru yang terkemuka, yang mengajarkan ajaran-ajaran agama […]

Baca selengkapnya...
1 21 22 23 24 25 126