Category Archives for "Sutta Pitaka"

Kotisimbali Jataka

No. 412 KOṬISIMBALI-JĀTAKA209 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Kuangkat raja naga,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang kecaman terhadap nafsu (noda batin). Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Pānīya-Jātaka. Dalam kisah ini, Sang Guru yang mengetahui bahwa lima ratus bhikkhu itu sedang dikuasai oleh pikiran yang penuh dengan […]

Baca selengkapnya...

Somadhatta Jataka

No. 410 SOMADATTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Jauh di dalam hutan,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu tua. Cerita ini memberitahukan bahwa bhikkhu tersebut menahbiskan seorang siswa baru untuk melayaninya, tetapi kemudian ia meninggal disebabkan oleh penyakit yang parah. Bhikkhu tua itu pergi ke sana […]

Baca selengkapnya...

Dalhadhamma Jataka

No. 409 DAḶHADHAMMA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [384] “Saya melayani raja,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berada di Taman Ghosita, dekat Kosambī, tentang Bhaddavatikā (Bhaddavatika), gajah betina milik Raja Udena. Tentang bagaimana gajah ini dihias dan keturunan dari Raja Udena akan dikemukakan di dalam Mātaṅga-Jātaka204. Pada suatu hari, berjalan ke […]

Baca selengkapnya...

Kumbhakara Jataka

No. 408 KUMBHAKĀRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Kulihat satu pohon mangga di dalam hutan,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang kecaman terhadap nafsu (noda batin). Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Pānīya-Jātaka. Pada waktu itu, di Kota Savatthi terdapat lima ratus teman, yang telah menjadi bhikkhu, yang […]

Baca selengkapnya...

Mahakapi Jataka

No. 407 MAHĀKAPI-JĀTAKA199 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Anda menggunakan diri sendiri,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang perbuatan baik terhadap keluarga. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Bhaddasāla-Jātaka200. Para bhikkhu memulai pembicaraan di dalam balai kebenaran, dengan berkata, “Yang Tercerahkan Sempurna (selalu) melakukan perbuatan baik terhadap keluarga-Nya.” […]

Baca selengkapnya...

Gandhara Jataka

No. 406 GANDHĀRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Enam belas ribu desa yang,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan ini ketika berdiam di Jetavana, tentang peraturan latihan dalam penyimpanan obat-obatan193. Cerita ini terjadi di Rajagaha. Ketika Yang Mulia Pilindiyavaccha pergi ke kediaman raja untuk membebaskan keluarga si penjaga  taman194, ia membuat istana menjadi emas dengan […]

Baca selengkapnya...

Bakabrahma Jataka

No. 405 BAKA-BRAHMA-JĀTAKA191 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Tujuh puluh dua,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang brahma, Baka. Di dalam dirinya terdapat suatu pandangan yang salah, yakni, “Kehidupan ini adalah tetap, permanen, abadi, tidak berubah, dan selain dari itu semua, tidak ada yang namanya pertolongan atau […]

Baca selengkapnya...

Atthisena Jataka

No. 403 AṬṬHISENA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Atthisena, banyak pengemis,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan ini ketika berdiam di Cetiya Aggāḷava dekat Āḷavī, tentang peraturan latihan yang harus diperhatikan dalam membuat kediaman berkamar tunggal188. Cerita pembukanya telah dikemukakan di dalam Maṇikaṇṭha-Jātaka189. Sang Guru berkata kepada mereka, “Para Bhikkhu, di masa lampau [352] sebelum […]

Baca selengkapnya...

Sattubhasta Jataka

No. 402 SATTUBHASTA-JĀTAKA183 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Pikiranmu dalam keadaan bingung,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan ini ketika berada di Jetavana, tentang kesempurnaan dalam kebijaksanaan. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Ummaga-Jātaka184. ____________________ Dahulu kala seorang raja yang bernama Janaka memerintah di Benares. Kala itu, Bodhisatta terlahir di dalam sebuah keluarga brahmana, dan […]

Baca selengkapnya...

Dasannaka Jataka

No. 401 DASAṆṆAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Pedang bagus dari Dasaṇṇa,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan ini ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan terhadap seorang bhikkhu oleh mantan istrinya. Bhikkhu itu mengakui bahwasanya ia ingin kembali menjadi umat awam dikarenakan wanita. Sang Guru berkata, “Wanita itu membuatmu celaka: Di kehidupan sebelumnya juga, Anda […]

Baca selengkapnya...
1 19 20 21 22 23 126