Category Archives for "Sutta Pitaka"

Palasa Jataka

No. 307 PALĀSA-JĀTAKA21 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [23] “Mengapa, Brahmana, walaupun,” dan seterusnya. Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berbaring di pembaringan tatkala akan mencapai nibbana (parinibbāna), tentang Ānanda Thera (Ananda Thera). Yang Mulia Ananda, yang mengetahui bahwa Sang Guru akan mencapai nibbana malam itu, berkata pada dirinya sendiri, “Saya masih seorang siswa (sekha) […]

Baca selengkapnya...

Ekaraja Jataka

No. 303 EKARĀJA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “O raja yang sebelumnya berkuasa,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bawahan Raja Kosala. Cerita pembukanya berhubungan dengan Seyyaṃsa-Jātaka11. Dalam kisah ini, Sang Guru berkata, “Anda bukanlah satu-satunya orang yang mendapatkan kebaikan dari perbuatan buruk, orang bijak dimasa lampau […]

Baca selengkapnya...

Maha Assaroha Jataka

No. 302 MAHĀ-ASSĀROHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Perbuatan baikmu dilimpahkan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, mengenai Ānanda Thera. Cerita pembuka yang terdapat dalam kisah ini telah dijelaskan sebelumnya. “Di masa lampau juga,” Sang Guru berkata, “orang bijak berbuat dengan prinsip bahwa perbuatan baik akan mendapatkan hasil yang […]

Baca selengkapnya...

Cullakalinga Jataka

No. 301 CULLAKĀLIṄGA-JĀTAKA1 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [1]“Buka pintu gerbang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang penahbisan empat petapa (pengembara) wanita. Menurut tradisi, keluarga pemimpin kaum Licchavi2 yang berjumlah tujuh ribu tujuh ratus tujuh orang, bertempat tinggal di Vesālī (Vesali), dan mereka semuanya bagus dalam argumentasi dan […]

Baca selengkapnya...

Vaka Jataka

No. 300 VAKA-JĀTAKA286 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [449] “Serigala, yang mengambil,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang persahabatan lampau. Cerita pembukanya secara lengkap terdapat di dalam Vinaya; berikut ini adalah ringkasannya. Yang Mulia Upasena, dua vassa, mengunjungi Sang Guru bersama dengan seorang yang bhikkhu satu vassa yang […]

Baca selengkapnya...

Komaya Putta Jataka

No. 299 KOMĀYA-PUTTA-JĀTAKA285 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [447] “Tadinya kamu biasa,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Pubbārāma, tentang  beberapa bhikkhu yang berkelakuan buruk dan kasar. Bhikkhu-bhikkhu ini, yang tinggal di bawah kamar Sang Guru, membicarakan tentang apa yang telah mereka lihat dan dengar, kemudian mereka jadi bertengkar dan […]

Baca selengkapnya...

Udumbara Jataka

No. 298 UDUMBARA-JĀTAKA284 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Buah-buah elo telah masak,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu. Dia membangun pertapaannya untuk ditempati di dekat sebuah desa di daerah perbatasan. Kediaman yang menyenangkan ini berada di atas batu yang rata; sebuah sumur dengan air yang cukup […]

Baca selengkapnya...

Kama Vilapa Jataka

No. 297 KĀMA-VILĀPA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Wahai burung yang terbang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan (nafsu) oleh mantan istrinya. Cerita pembukanya dikemukakan di dalam Puppharatta-Jātaka 282 dan juga kisah masa lampau di dalam Indriya-Jātaka283. Maka orang ini pun dipasung hidup-hidup. Sewaktu tergantung di sana, […]

Baca selengkapnya...

Samudda Jataka

No. 296 SAMUDDA-JĀTAKA280 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapakah yang terbang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Thera Upananda. Bhikkhu ini adalah seorang pemakan dan peminum yang banyak, tidak ada yang membuatnya puas, bahkan persediaan berupa satu muatan kereta. Selama masa vassa, dia menghabiskan waktunya di dua atau […]

Baca selengkapnya...

Anta Jataka

No. 295 ANTA-JĀTAKA278 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Seperti seekor sapi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di tempat yang sama, tentang dua orang yang sama. Cerita pembukanya sama seperti sebelumnya di atas. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta adalah Raja Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seorang dewa pohon eraṇḍa279, yang tumbuh di […]

Baca selengkapnya...
1 28 29 30 31 32 126