Category Archives for "Sutta Pitaka"

Silavanaga Jataka

SĪLAVANĀGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Semakin kurangnya rasa berterima kasih,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana (Veḷuvana, Hutan Bambu) mengenai Dewadatta (Devadatta). Para bhikkhu duduk di Balai Kebenaran, berkata, “Awuso, Dewadatta tidak tahu berterima kasih dan tidak mengenali kebaikan dari Bhagawan.” Setelah memasuki Balai Kebenaran, Sang Guru bertanya […]

Baca selengkapnya...

Varana Jataka

VARAṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [316] “Belajarlah engkau dari dia,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Thera yang bernama Tissa, Putra Tuan Tanah. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; suatu hari, tiga puluh pemuda Sawatthi yang merupakan sahabat satu sama lain, membawa wewangian, bunga, dan jubah, […]

Baca selengkapnya...

Kuddala Jataka

KUDDĀLA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Penaklukan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Thera yang bernama Cittahattha-Sariputta (Cittahattha-Sāriputta). Dikatakan semasa mudanya, ia berasal dari sebuah keluarga yang baik di Sawatthi. Suatu hari, saat dalam perjalanan pulang setelah membajak (tanah), ia berkunjung ke wihara. Di sana ia menerima […]

Baca selengkapnya...

Visavanta Jataka

VISAVANTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Memalukan jika,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai Sariputta (Sāriputta), Panglima Dhamma. Menurut kisah yang diceritakan secara turun-temurun; pada masa itu, Sariputta Thera sangat suka makan kue yang terbuat dari tepung, (sehingga) para penduduk datang ke wihara dengan membawa sejumlah kue tersebut […]

Baca selengkapnya...

Saketa Jataka

SĀKETA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kepada orang yang pikiranmu merasakan ketenangan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Hutan Anjana (Añjana), mengenai seorang brahmana. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; ketika Bhagawan dengan para siswanya sedang memasuki Kota Saketa (Sāketa), seorang brahmana tua dari tempat tersebut, yang hendak pergi ke […]

Baca selengkapnya...

Ucchanga Jataka

UCCHAṄGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Seorang putra mudah didapatkan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang wanita desa. Suatu waktu di Kosala, terdapat tiga orang pria yang sedang membajak (tanah) di pinggiran sebuah hutan, bersamaan itu, para perampok menjarah penduduk di dalam hutan itu dan melarikan diri. […]

Baca selengkapnya...

Mudulakkhana Jataka

MUDULAKKHAṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sampai Hati Lembut menjadi milikku,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai bahaya nafsu. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; ada seorang pemuda dari Sawatthi, [303] saat mendengar Dhamma yang dibabarkan oleh Sang Guru, ia menjadi sangat kagum pada ajaran dari Ti-Ratana. Setelah […]

Baca selengkapnya...

Anabhirati Jataka

ANABHIRATI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Seperti jalan raya,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka yang lain, dengan kejadian yang sama seperti kejadian sebelumnya. Pria ini, dalam penyelidikan yang dilakukannya, menjadi yakin akan perilaku buruk istrinya. Ia berbicara dengan istrinya, hasilnya ia begitu kecewa sehingga selama […]

Baca selengkapnya...

Durajana Jataka

DURĀJĀNA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anda berpikir,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka (upāsaka, umat awam pria). Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun, ada seorang upasaka yang tinggal di Sawatthi, yang berlindung kepada Ti Ratana (Tiga Mestika, yang terdiri dari Buddha, Dhamma, dan Sanggha) dan […]

Baca selengkapnya...

Takka Jataka

TAKKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Wanita dipenuhi oleh kemarahan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang bhikkhu lain yang merasa gelisah karena nafsu indriawinya. Ketika ditanyai, bhikkhu itu mengakui kalau ia merasa gelisah karena nafsu indriawinya. Sang Guru berkata, “Wanita adalah makhluk yang tidak tahu berterima kasih […]

Baca selengkapnya...
1 51 52 53 54 55 126