Category Archives for "Sang Buddha & Para MuridNya"

Menaklukkan Saccaka, Sang Orator

7. Menaklukkan Saccaka, Sang Orator (dengan Kebijaksanaan / Paññã) Saccam vihãya matisaccaka vãdaketum Vãdãbhiropitamanam atiandabhutam Paññãpadipa jalito jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Saccaka, yang biasanya berkata menyimpang dari Kebenaran Dengan pikiran buta, mengembangkan teorinya bagaikan bendera Raja Para Bijaksana menaklukkannya dengan terangnya pelita kebijaksanaan Dengan kekuatan ini semoga engkau mendapat kemenangan sempurna

Baca selengkapnya...

Mengalahkan Cinca

6. Mengalahkan Cinca (dengan Kedamaian / Santi) Katvãna katthamudaram iva gabbhiniyã Ciñcãya duttha vacanam janakãya majjhe Santena somaviddhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Setelah membuat perutnya gendut seperti wanita hamil dengan mengikatkan sepotong kayu Cinca memfitnah di tengah-tengah banyak orang Raja Para Bijaksana menaklukkannya dengan sikap kesatria dan kedamaian Dengan kekuatan ini semoga […]

Baca selengkapnya...

Menaklukkan Anggulimala

5. Menaklukkan Angulimala (dengan Kesaktian/Iddhi) Ukkhitta khagga matihattha sudãrunantam Dhãvantiyo janapathan gulimãla vantam Uddhibhisankhatamano jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Sangat kejam dengan pedang terhunus dalam tangan yang kokoh kuat Angulimala berlari mengejar sepanjang jalan tiga yojana dengan berkalung untaian jari Raja Para Bijaksana menaklukkannya dengan kesaktian Dengan kekuatan ini semoga engkau mendapat kemenangan […]

Baca selengkapnya...

Menaklukkan Gajah Nalagiri

4. Menaklukkan Gajah Nalagiri (dengan Cinta Kasih /Metta) Nãlãgirim gajavaram atimatta bhutam Dãvaggi cakka masaniva sudãrunantam Mettambuseka vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Nalagiri gajah mulia menjadi sangat gila Sangat kejam bagaikan hutan terbakar, bagai senjata roda atau halilintar Raja para Bijaksana menaklukkannya dengan kemampuan pikiran sakti yang mengagumkan Dengan kekuatan ini semoga […]

Baca selengkapnya...

Menaklukkan Yakkha Alavaka

3. Menaklukkan Yakkha [1] Alavaka (dengan Kesabaran / Khanti) Mãrãtireka mabhiyujjhita sabbarattim Gorampanãlavaka makkhamathaddha yakkham Khanti sudhanta vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Lebih dari Mara yang membuat onar sepanjang malam Adalah Yakkha Alavaka yang menakutkan, bengis dan congkak Raja para Bijaksana menaklukkannya, menjinakkan dengan kesabaran Dengan kekuatan ini semoga engkau mendapat kemenangan […]

Baca selengkapnya...

Menaklukkan Mara

2. Menaklukkan Mara (dengan Paramita) Bãhum sahassa mabinimmita sãyudhantam Girimekhalam udita ghora sasena mãram Dãnãdi dhamma vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Dengan seribu tangan, yang masing-masing memegang senjata Dengan menunggang gajah Girimekkhala, Mara bersama pasukannya meraung menakutkan Raja Para Bijaksana menaklukkannya dengan dana dan paramita yang lainnya Dengan kekuatan ini semoga engkau […]

Baca selengkapnya...

Jaya Manggala Gatha

      1. Jaya Mangala Gãthã (Syair tentang Kemenangan Sempurna)     Bãhum sahassa mabinimmita sãyudhantam Girimekhalam udita ghora sasena mãram Dãnãdi dhamma vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Mãrãtireka mabhiyujjhita sabbarattim Gorampanãlavaka makkhamathaddha yakkham Khanti sudhanta vidhinã jitavã munindo Tan tejasã bhavatu te jayamangalãni Nãlãgirim gajavaram atimatta bhutam Dãvaggi cakka masaniva […]

Baca selengkapnya...

Sang Buddha, Gajah dan Monyet

      4. Sang Buddha, Gajah dan Monyet “Disinilah saya tinggal, dikelilingi sekumpulan gajah, gajah-gajah betina, anak-anak gajah dan gajah-gajah muda. Mereka mengunyah-ngunyah ujung-ujung rumput yang ingin saya makan, mereka memakan daun-daun dari ranting-ranting pohon yang saya patahkan; mereka mengeruhkan air minum saya. Ketika saya masuk atau keluar dari sungai, gajah-gajah betina menggosok-gosokkan badannya […]

Baca selengkapnya...

Pertengkaran Antar Suku

3. Pertengkaran Antar Suku Pada suatu waktu, ketika Sang Buddha sedang berdiam di antara Suku Sakya, Beliau menghentikan pertengkaran antara dua sanak keluargaNya, yaitu Suku Sakya dan Suku Koliya. Cerita ini dimulai ketika Suku Koliya dan Suku Sakya memperebutkan air Sungai Rohini, yang digunakan untuk mengairi ladang-ladang mereka. Air sungai ini dibendung dalam sebuah dam […]

Baca selengkapnya...

Cunda Si Pemotong Babi

10. Cunda si Pemotong Babi Kisah ini menceritakan seorang lelaki bernama Cunda. Selama lima puluh tahun ia memotong babi untuk dimakan atau untuk dijual. Di belakang rumahnya terdapat sebidang tanah. Tanah itu diberi pagar dan dijadikan kandang untuk memelihara babi-babi. Babi-babi itu diberinya makanan berupa rumput-rumputan, sampah atau kotoran-kotoran. Apabila Cunda ingin makan daging babi, […]

Baca selengkapnya...
1 3 4 5 6 7 9