BERUNTUNG MENGIKUTI MEDITASI DI VIHARA BODHIGIRI Walaupun seseorang hidup seratus tahun, tetapi malas dan tidak bersemangat, maka sesungguhnya lebih baik kehidupan sehari dari orang yang berjuang dengan penuh semangat. [Dhp. VIII – 110] Saya mencoba sharing mengenai pengalaman selama 10 hari (01 s/d 10 agustus 2011) mengikuti retreat meditasi di Vihara Bodhigiri (Panti Semedi […]
Baca selengkapnya...4 Alasan Orang Butuh Meditasi Vera Farah Bararah – detikHealth Jakarta, Saat ini belum banyak orang yang mau melakukan meditasi, padahal kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi tubuh dan kesehatan. Ini dia 4 alasan seseorang harus melakukan meditasi. Meditasi merupakan kegiatan yang memainkan peran pikiran, perasaan, tindakan dan sensasi tubuh secara obyektif serta sudah terbukti […]
Baca selengkapnya...Meditasi Bisa Membuat Kinerja Otak Selalu Muda Putro Agus Harnowo – detikHealth Jakarta, Bukanlah hal yang mengejutkan jika selama meditasi otak mengalami relaksasi. Yang mengejutkan adalah bahwa meditasi mungkin memiliki efek jangka panjang pada arsitektur otak yang membuat otak selalu muda dan memperlambat penuaan. Sara Lazar dan timnya di Harvard University mempelajari meditator (orang yang […]
Baca selengkapnya...
No. 528 MAHĀ-BODHI-JĀTAKA117 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Apa arti dari benda-benda ini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang kesempurnaan dalam kebijaksanaan. Kisahnya berhubungan di dalam Mahāummagga-Jātaka. Sekarang dalam kisah ini, Sang Guru berkata, “Bukan hanya kali ini, tetapi juga di masa lampau, Tathāgata adalah yang bijaksana […]
Baca selengkapnya...No. 527 UMMADANTĪ-JĀTAKA111 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Rumah siapakah ini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyesal. Ceritanya bermula pada suatu hari ketika sedang berpindapata di Savatthi, bhikkhu tersebut melihat seorang wanita yang cantik luar biasa, mengenakan pakaian dengan luar biasa indahnya, dan […]
Baca selengkapnya...BUKU XVIII. PAṆṆĀSANIPĀTA No. 526 NAḶINIKĀ-JĀTAKA104 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [193] “Kerajaanku yang terbentang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan nafsu terhadap seorang bhikkhu oleh mantan istrinya. Dan dalam menceritakan kisah tersebut, Beliau menanyakan bhikkhu tersebut disebabkan oleh siapakah ia menjadi menyesal. “Oleh mantan istri […]
Baca selengkapnya...No. 525 CULLA-SUTASOMA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dengarkanlah saya, teman-teman,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang kesempurnaan dalam pelepasan (keduniawian). Cerita pembukanya berhubungan dengan Mahānāradakassapa-Jātaka97. ____________________ Dahulu kala, kota yang sekarang menjadi Benares bernama Sudassana dan di sana hiduplah Raja Brahmadatta. Ratu utamanya melahirkan Bodhisatta. Wajahnya […]
Baca selengkapnya...No. 524 SAṀKHAPĀLA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dari penampilan yang agung,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang pelaksanaan laku Uposatha. Sekarang dalam kisah ini, Sang Guru yang merasa gembira dengan para upasaka yang melaksanakan laku Uposatha, berkata: “Orang bijak di masa lampau meninggalkan kemuliaan besar sebagai […]
Baca selengkapnya...No. 523 ALAMBUSĀ-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [152] “Kemudian Dewa Indra yang agung,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang godaan nafsu terhadap seorang bhikkhu oleh mantan istrinya (dalam kehidupan berumah tangga). Kisah ini diuraikan secara lengkap dalam Indriya-Jātaka86. Sekarang Sang Guru bertanya kepada bhikkhu tersebut, “Apakah […]
Baca selengkapnya...No. 522 SARABHAṄGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dengan memakai cincin dan dihiasi dengan gagah,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veluvana, tentang kematian dari bhikkhu senior, Mahā Moggallāna58 (Maha Moggallana). Sariputta Thera59, setelah mendapatkan persetujuan dari sang Tathagata di saat Beliau berada di Jetavana, pergi dan parinibbāna (parinibbana) […]
Baca selengkapnya...