Category Archives for Naskah Dhamma

Ambacora Jataka

No. 344 AMBACORA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [137] “Wanita yang memakan buah manggamu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang petapa tua yang menjaga pohon mangga. Di masa tuanya, ia menjadi seorang petapa dan membuat sebuah gubuk daun di dalam hutan mangga di daerah pinggiran Jetavana, dan […]

Baca selengkapnya...

Kuntani Jataka

No. 343 KUNTANI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Telah lama kuanggap,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seekor burung kedidi kendi89 yang tinggal di kediaman Raja Kosala. Dikatakan, burung kedidi ini adalah burung pembawa pesan bagi raja, dan ia memiliki dua ekor anak. Suatu hari, raja memintanya pergi […]

Baca selengkapnya...

Vanara Jataka

No. 342 VĀNARA-JĀTAKA87 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [133] “Apakah setelah tiba di,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veluvana, tentang percobaan Devadatta untuk membunuh Sang Buddha. Cerita pembukanya telah diceritakan sebelumnya. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seekor kera di daerah pegunungan Himalaya.   Ketika […]

Baca selengkapnya...

Kandari Jataka

No. 341 KAṆḌARI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center Kisah kelahiran lampau ini akan dikemukakan secara lengkap di dalam Kuṇāla-Jātaka86. Catatan kaki : 86 No. 523, Vol. V.

Baca selengkapnya...

Visayha Jataka

No. 340 VISAYHA-JĀTAKA83 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Visayha, dahulu Anda,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Anāthapiṇḍika (Anathapindika). Cerita pembukanya ini telah diceritakan dengan lengkap sebelumnya di dalam Khadiraṅgāra-Jātaka84. Dalam kisah ini, Sang Guru menyapa Anathapindika, dengan berkata, “Orang bijak di masa lampau, Upasaka, tetap memberikan derma […]

Baca selengkapnya...

Kisah segenggam biji padi

Kisah segenggam biji padi Alkisah pada suatu ketika seorang anak petani bermain-main dengan segenggam benih padi. Anak ini kemudian bermain di sebuah jalan aspal yang membelah sebuah lahan pertanian yang sangat subur milik ayahnya. Kemudian dilemparnya semua benih padi dalam genggamannya ke atas. Maka berhamburlah benih padi yang siap tanam tadi ketika terbawa angin di […]

Baca selengkapnya...

Baveru Jataka

No. 339 BĀVERU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sebelum burung merak muncul,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang para penganut pandangan salah (titthiya) yang kehilangan pencapaian dan kejayaan mereka. Para titthiya itu mendapatkan pencapaian dan kejayaan mereka sebelum kelahiran Sang Buddha, dan kehilangan pencapaian dan kejayaan setelah kelahiran […]

Baca selengkapnya...

Thusa Jataka

No. 338 THUSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kulit dari beras ini memiliki,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veluvana, tentang Pangeran Ajātasattu (Ajatasattu). Sewaktu hamil, ibunya yang merupakan putri dari Raja Kosala, mengidamkan minum darah dari lutut kanan Raja Bimbisara81 (suaminya). Setelah ditanya oleh dayang-dayangnya, ia pun memberitahukan mereka […]

Baca selengkapnya...

Pitha Jataka

No. 337 PĪṬHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kami tidak mempersilakan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu. Dikatakan bahwa setelah tiba di Jetavana, ia meletakkan patta dan jubahnya, memberi penghormatan kepada Sang Guru, dan bertanya kepada para samanera muda yang ada di sana, dengan berkata, “Āvuso, […]

Baca selengkapnya...

Brahachatta Jataka

No. 336 BRAHĀCHATTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anda terus-menerus menggumamkan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang tidak jujur. Cerita pembukanya telah dikemukakan sebelumnya. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai penasihatnya. Kala itu, Raja Benares pergi berperang dengan Raja Kosala […]

Baca selengkapnya...
1 59 60 61 62 63 163