Category Archives for Naskah Dhamma

Visayha Jataka

No. 340 VISAYHA-JĀTAKA83 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Visayha, dahulu Anda,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Anāthapiṇḍika (Anathapindika). Cerita pembukanya ini telah diceritakan dengan lengkap sebelumnya di dalam Khadiraṅgāra-Jātaka84. Dalam kisah ini, Sang Guru menyapa Anathapindika, dengan berkata, “Orang bijak di masa lampau, Upasaka, tetap memberikan derma […]

Baca selengkapnya...

Kisah segenggam biji padi

Kisah segenggam biji padi Alkisah pada suatu ketika seorang anak petani bermain-main dengan segenggam benih padi. Anak ini kemudian bermain di sebuah jalan aspal yang membelah sebuah lahan pertanian yang sangat subur milik ayahnya. Kemudian dilemparnya semua benih padi dalam genggamannya ke atas. Maka berhamburlah benih padi yang siap tanam tadi ketika terbawa angin di […]

Baca selengkapnya...

Baveru Jataka

No. 339 BĀVERU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sebelum burung merak muncul,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang para penganut pandangan salah (titthiya) yang kehilangan pencapaian dan kejayaan mereka. Para titthiya itu mendapatkan pencapaian dan kejayaan mereka sebelum kelahiran Sang Buddha, dan kehilangan pencapaian dan kejayaan setelah kelahiran […]

Baca selengkapnya...

Thusa Jataka

No. 338 THUSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kulit dari beras ini memiliki,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veluvana, tentang Pangeran Ajātasattu (Ajatasattu). Sewaktu hamil, ibunya yang merupakan putri dari Raja Kosala, mengidamkan minum darah dari lutut kanan Raja Bimbisara81 (suaminya). Setelah ditanya oleh dayang-dayangnya, ia pun memberitahukan mereka […]

Baca selengkapnya...

Pitha Jataka

No. 337 PĪṬHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kami tidak mempersilakan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu. Dikatakan bahwa setelah tiba di Jetavana, ia meletakkan patta dan jubahnya, memberi penghormatan kepada Sang Guru, dan bertanya kepada para samanera muda yang ada di sana, dengan berkata, “Āvuso, […]

Baca selengkapnya...

Brahachatta Jataka

No. 336 BRAHĀCHATTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anda terus-menerus menggumamkan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang tidak jujur. Cerita pembukanya telah dikemukakan sebelumnya. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai penasihatnya. Kala itu, Raja Benares pergi berperang dengan Raja Kosala […]

Baca selengkapnya...

Air Minum di Gurun

Air Minum di Gurun Seorang pria tersesat di gurun pasir. Ia hampir mati kehausan. Akhirnya ia tiba di sebuah rumah kosong. Di depan rumah tua tanpa jendela dan hampir roboh itu, terdapat sebuah pompa air. Segera ia menuju pompa itu dan mulai memompa sekuat tenaga, tapi tidak ada air yang keluar. Lalu ia melihat ada […]

Baca selengkapnya...

Jambuka Jataka

  No. 335 JAMBUKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Berhati-hatilah, wahai serigala,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veḷuvana (Veluvana), tentang percobaan Devadatta untuk meniru Yang Sempurna Menempuh Jalan (Sugata). Cerita pembukanya telah dikemukakan dengan lengkap sebelumnya79. Berikut ini adalah ringkasan kisahnya. Ketika Sang Guru menanyakan kepada Sāriputta (Sariputta) apa […]

Baca selengkapnya...

Rajovada Jataka

No. 334 RĀJOVĀDA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [110] “Sapi yang mengambil jalan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang nasihat kepada seorang raja. Cerita pembukanya dikemukakan secara lengkap dalam Tesakuṇa-Jātaka75. Dalam kisah ini, Sang Guru berkata, “Paduka, seorang raja di masa lampau, dengan mendengarkan kata-kata orang bijak, menjalankan […]

Baca selengkapnya...

Rathalatthi Jataka

No. 332 RATHALAṬṬHI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Setelah melukai orang lain,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang pendeta kerajaan dari Raja Kosala. Dikatakan, ketika ia membawa keretanya ke suatu perkampungan, keretanya berpapasan dengan sebuah gerobak di jalan yang sempit, kemudian ia berkata dengan keras, “Minggirlah dari jalan […]

Baca selengkapnya...
1 60 61 62 63 64 164