Category Archives for Naskah Dhamma

Air Minum di Gurun

Air Minum di Gurun Seorang pria tersesat di gurun pasir. Ia hampir mati kehausan. Akhirnya ia tiba di sebuah rumah kosong. Di depan rumah tua tanpa jendela dan hampir roboh itu, terdapat sebuah pompa air. Segera ia menuju pompa itu dan mulai memompa sekuat tenaga, tapi tidak ada air yang keluar. Lalu ia melihat ada […]

Baca selengkapnya...

Jambuka Jataka

  No. 335 JAMBUKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Berhati-hatilah, wahai serigala,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veḷuvana (Veluvana), tentang percobaan Devadatta untuk meniru Yang Sempurna Menempuh Jalan (Sugata). Cerita pembukanya telah dikemukakan dengan lengkap sebelumnya79. Berikut ini adalah ringkasan kisahnya. Ketika Sang Guru menanyakan kepada Sāriputta (Sariputta) apa […]

Baca selengkapnya...

Rajovada Jataka

No. 334 RĀJOVĀDA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [110] “Sapi yang mengambil jalan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang nasihat kepada seorang raja. Cerita pembukanya dikemukakan secara lengkap dalam Tesakuṇa-Jātaka75. Dalam kisah ini, Sang Guru berkata, “Paduka, seorang raja di masa lampau, dengan mendengarkan kata-kata orang bijak, menjalankan […]

Baca selengkapnya...

Rathalatthi Jataka

No. 332 RATHALAṬṬHI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Setelah melukai orang lain,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang pendeta kerajaan dari Raja Kosala. Dikatakan, ketika ia membawa keretanya ke suatu perkampungan, keretanya berpapasan dengan sebuah gerobak di jalan yang sempit, kemudian ia berkata dengan keras, “Minggirlah dari jalan […]

Baca selengkapnya...

Kokalika Jataka

No. 331 KOKĀLIKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka yang berbicara tidak pada,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Kokālika (Kokalika). Cerita pembukanya diceritakan dengan lengkap di dalam Takkārika-Jātaka72. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai menterinya yang selalu memberikan  nasihat (penasihat).

Baca selengkapnya...

Silavimamsa Jataka

No. 330 SĪLAVĪMAṀSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Memiliki kekuatan tiada,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang brahmana yang teringat akan moralitas (sila). Dua kisah yang sama telah diceritakan sebelumnya71. Kali ini, Bodhisatta terlahir sebagai pendeta kerajaan dari Raja Benares. ____________________ Dalam kisah ini, selama tiga hari […]

Baca selengkapnya...

Kalabahu Jataka

No. 329 KĀLABĀHU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tadinya kita menikmati,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veḷuvana (Veluvana), tentang Devadatta yang kehilangan hasil yang telah dicapainya (pencapaian) dan kehormatan. Karena ketika Devadatta menaruh dendam tanpa alasan kepada Sang Buddha dan menyuruh sekelompok pemanah untuk membunuh Beliau, kesalahannya semakin dikenal […]

Baca selengkapnya...

Ananusociya Jataka

No. 328 ANANUSOCIYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mengapa saya harus meneteskan air mata,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang tuan tanah yang kehilangan istrinya. Dikatakan, sepeninggal istrinya ia tidak mandi maupun makan, dan mengabaikan pekerjaan ladangnya. Dirundung oleh perasaan duka, ia berkeliaran di daerah pekuburan dan […]

Baca selengkapnya...

Kakakati Jataka

No. 327 KĀKĀTI-JĀTAKA62 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Aroma wewangian,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyesal. Dalam kesempatan ini, Beliau menanyakan bhikkhu itu apakah benar bahwa ia menyesal, dan setelah mendengar jawabannya, “Ya, Bhante,” Beliau pun menanyakan alasannya. Bhikkhu itu menjawab, “Dikarenakan nafsu (kotoran […]

Baca selengkapnya...

Kakkaru Jataka

No. 326 KAKKĀRU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ia yang tidak melakukan tindakan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Devadatta, tentang bagaimana setelah menyebabkan perpecahan di dalam Sangha, ketika ia berjalan pergi dengan para pengikutnya, di saat Sangha menjadi terpecah, darah panas menyembur keluar dari mulutnya. Kemudian para […]

Baca selengkapnya...
1 60 61 62 63 64 163