No. 269 SUJĀTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka yang dilimpahi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Sujātā, menantu dari Anāthapiṇḍika, putri dari seorang saudagar–Dhanañjaya, dan adik bungsu dari Visākhā. Dikatakan bahwasanya wanita itu masuk ke dalam rumah Anāthapiṇḍika dengan penuh kesombongan, karena memikirkan betapa besarnya keluarga tempat […]
Baca selengkapnya...No. 268233 ĀRĀMA-DŪSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Yang terbaik dari semua,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Dakkhiṇāgiri, tentang seorang anak tukang taman. Setelah masa vassa berlalu, Sang Guru meninggalkan Jetavana, pergi berpindapata ke sebuah daerah di sekitar Dakkhiṇāgiri. Seorang umat mengundang Sang Buddha dan rombongannya untuk makan, mempersilakan […]
Baca selengkapnya...No. 267 KAKKAṬĀ-JĀTAKA228 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Makhluk bercapit emas,” dan seterusnya. [341] Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang wanita. Dikatakan bahwasanya seorang tuan tanah di Sāvatthi, bersama dengan istrinya, pergi ke desa dengan tujuan untuk menagih utang, dan bertemu dengan para perampok. Istrinya adalah seorang wanita yang […]
Baca selengkapnya...No. 266 VĀTAGGA-SINDHAVA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dikarenakan dirinya,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan di Jetavana, tentang seorang tuan tanah. Dikatakan bahwasanya di Sāvatthi, seorang wanita melihat laki-laki yang tampan itu dan jatuh cinta kepadanya. Keinginan di dalam dirinya terasa seperti api yang terus-menerus membakar dirinya. Dia (seperti) kehilangan indranya, tubuh dan pikiran, dia […]
Baca selengkapnya...No. 265 KHURAPPA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ketika demikian banyak busur,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang telah kehilangan semangat. Sang Guru menanyakan apakah benar bahwasanya bhikkhu tersebut telah kehilangan semangatnya. Bhikkhu itu mengiyakannya. “Mengapa,” tanya Beliau, “Anda kehilangan semangat setelah memeluk ajaran yang […]
Baca selengkapnya...Meditasi Sebagai Kunci Pernikahan Bahagia Bhagavant.com, London, Inggris Raya – Pangeran William dari Kerajaan Inggris dan Kate Middleton direncanakan akan melangsungkan pernikahan di Westminster Abbey, London, Inggris Raya pada 29 April 2011 mendatang. Undangan dari pernikahan yang mungkin menjadi salah satu yang termegah pada abad ini pun telah disebar kepada tokoh-tokoh berpengaruh. Salah satu […]
Baca selengkapnya...No. 264 MAHĀ-PANĀDA-JĀTAKA225 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Yang memiliki istana itu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di tepi Sungai Gangga, tentang kesaktian Thera Bhaddaji. Pada satu kesempatan, ketika Sang Guru telah melewati masa vassa di Sāvatthi, Beliau berpikir untuk membantu seorang pemuda yang bernama Bhaddaji. Maka dengan rombongan bhikkhu […]
Baca selengkapnya...RUMAH SERIBU CERMIN Dikisahkan dlm dongeng rakyat Jepang ada sebuah rumah yg didalamnya terdapat 1000 cermin. Suatu hari ada seekor anjing kecil yang periang dan selalu berbahagia, dia melewati rumah itu dan memutuskan untuk masuk ke dalamnya. Dia berlari gembira menuju pintu rumah itu Saat anjing riang itu masuk, ia terkejut bahwa ia mendapati di […]
Baca selengkapnya...No. 263 CULLA-PALOBHANA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [328] “Bukan melalui laut,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyesal. Dia dibawa ke hadapan Sang Guru di dalam balai kebenaran, dan Beliau menanyakan kepadanya apakah benar dia menyesal. Dia menjawab, “Ya, Bhante.” “Wanita,” kata Sang Guru, […]
Baca selengkapnya...No. 262 MUDU-PĀṆI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Satu tangan yang lembut,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyesal. Mereka membawanya ke dalam balai kebenaran, dan Sang Guru bertanya kepadanya apakah benar dia menyesal. Dia mengiyakannya. Kemudian Sang Guru berkata, “Wahai Bhikkhu, adalah hal yang […]
Baca selengkapnya...