ILLĪSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Keduanya juling,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Tuan Bendahara Besar yang kikir. Di dekat Kota Rajagaha (Rājagaha), sebagaimana diceritakan, terdapat sebuah kota yang bernama Gula Merah (Jagghery), dan di sini tinggallah seorang Tuan Bendahara Besar, yang dikenal sebagai Jutawan Kikir, […]
Baca selengkapnya...MAHĀSUPINA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Diawali sapi jantan, pepohonan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai enam belas mimpi besar. Saat penggal akhir suatu malam, (menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun) Raja Kosala, yang terlelap sepanjang malam, memimpikan enam belas mimpi besar, [335] terbangun dengan ketakutan dan kegelisahan, […]
Baca selengkapnya...ASAṀKIYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Rasa takut tidak timbul dalam diriku saat di dusun,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang upasaka yang tinggal di Sawatthi. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun, lelaki ini, yang telah mencapai kesucian Sotāpanna dan merupakan seorang penganut yang saleh, pernah sekali […]
Baca selengkapnya...RUKKHADHAMMA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Bersatu, seperti pohon-pohon di hutan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai pertikaian karena masalah air yang membawa penderitaan kepada para kerabatnya. Mengetahui hal tersebut, beliau bergerak melalui udara, duduk bersila di atas Sungai Rohini (Rohinī), dan memancarkan cahaya di kegelapan; mengagetkan para […]
Baca selengkapnya...SACCAṀKIRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka mengetahui dunia ini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai usaha untuk membunuh. Saat duduk di Balai Kebenaran, para bhikkhu sedang membicarakan kejahatan Dewadatta, “Awuso, Dewadatta tidak mengetahui kebaikan dari Sang Guru; ia benar-benar berusaha membunuh beliau.” Saat itu, Sang Guru memasuki […]
Baca selengkapnya...SĪLAVANĀGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Semakin kurangnya rasa berterima kasih,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana (Veḷuvana, Hutan Bambu) mengenai Dewadatta (Devadatta). Para bhikkhu duduk di Balai Kebenaran, berkata, “Awuso, Dewadatta tidak tahu berterima kasih dan tidak mengenali kebaikan dari Bhagawan.” Setelah memasuki Balai Kebenaran, Sang Guru bertanya […]
Baca selengkapnya...VARAṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [316] “Belajarlah engkau dari dia,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Thera yang bernama Tissa, Putra Tuan Tanah. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; suatu hari, tiga puluh pemuda Sawatthi yang merupakan sahabat satu sama lain, membawa wewangian, bunga, dan jubah, […]
Baca selengkapnya...KUDDĀLA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Penaklukan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai seorang Thera yang bernama Cittahattha-Sariputta (Cittahattha-Sāriputta). Dikatakan semasa mudanya, ia berasal dari sebuah keluarga yang baik di Sawatthi. Suatu hari, saat dalam perjalanan pulang setelah membajak (tanah), ia berkunjung ke wihara. Di sana ia menerima […]
Baca selengkapnya...VISAVANTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Memalukan jika,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai Sariputta (Sāriputta), Panglima Dhamma. Menurut kisah yang diceritakan secara turun-temurun; pada masa itu, Sariputta Thera sangat suka makan kue yang terbuat dari tepung, (sehingga) para penduduk datang ke wihara dengan membawa sejumlah kue tersebut […]
Baca selengkapnya...SĀKETA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kepada orang yang pikiranmu merasakan ketenangan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Hutan Anjana (Añjana), mengenai seorang brahmana. Menurut kisah yang disampaikan secara turun-temurun; ketika Bhagawan dengan para siswanya sedang memasuki Kota Saketa (Sāketa), seorang brahmana tua dari tempat tersebut, yang hendak pergi ke […]
Baca selengkapnya...