Category Archives for "Sutta Pitaka"

Maha Mora Jataka

No. 491 MAHĀ-MORA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Jika saya ditangkap,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang bhikkhu yang menyimpang ke jalan yang salah. Sang Guru berkata kepadanya, [333] “Apakah itu benar, seperti apa yang diberitahukan kepadaku, bahwasannya Anda telah menyimpang ke jalan yang salah?” “Ya, Bhante.” […]

Baca selengkapnya...

Panc-uposatha Jataka

No. 490 PAÑC-ŪPOSATHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anda pasti merasa puas,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang lima ratus upasaka yang menjalankan sila uposatha. Dikatakan orang pada waktu itu, Sang Guru duduk di tempat duduk mulia Buddha, di dalam dhammasabhā, di antara empat jenis orang211, melihat sekeliling […]

Baca selengkapnya...

Suruci Jataka

No. 489 SURUCI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Saya adalah,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di dekat kota Savatthi dalam rumah besar ibu Migāra 203, tentang bagaimana ia, Visakha, upasika yang agung mendapatkan delapan hadiah. Suatu hari ia mendengar khotbah Dhamma dibabarkan di Jetavana dan pulang ke rumah setelah […]

Baca selengkapnya...

Bhisa Jataka

No. 488 BHISA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Semoga kuda dan sapi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyimpang ke jalan salah. Situasi kejadian ini akan diuraikan di dalam Kusa-Jātaka191. [305] Di sini Sang Guru bertanya kembali—“Apakah benar, bhikkhu, bahwa Anda telah menyimpang ke […]

Baca selengkapnya...

Uddalaka Jataka

No. 487 UDDĀLAKA-JĀTAKA185 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Dengan gigi yang tidak bersih,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang laki-laki yang tidak jujur. Orang ini, meskipun telah mengabdikan dirinya kepada keyakinan yang menuntun ke penyelamatan, dengan tidak dapat menahan keinginan akan kebutuhan hidup melakukan tiga jenis praktik penipuan. […]

Baca selengkapnya...

Maha Ukkusa Jataka

No. 486 MAHĀ-UKUSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Penduduk desa yang jahat,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Mitta-gandhaka, seorang upasaka. [299] Orang-orang mengatakan bahwa laki-laki ini, yang merupakan anak dari keluarga yang hancur di Savatthi, mengutus seorang temannya untuk memberikan tawaran pernikahan kepada seorang wanita. Pertanyaan […]

Baca selengkapnya...

Canda Kinnara Jataka

No. 485 CANDA-KINNARA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Menurutku ini kepergianku,” dan seterusnya. Ini adalah sebuah kisah yang diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam diri di Nigrodha Arama dekat Kapilapura, tentang Ibu Rahula di saat ia berada di dalam istana. Kisah jataka ini harus diceritakan mulai dari masa Sang Buddha di masa dūrenidānato174. Tetapi […]

Baca selengkapnya...

Salikedara Jataka

BUKU XIV.—PAKIṆṆAKA-NIPĀTA No. 484 SĀLIKEDĀRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   [276] “Hasil panen padi,” dan seterusnya—Ini adalah sebuah kisah yang diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menghidupi ibunya. Situasi kejadian ini akan diuraikan di dalam Sāma-Jātaka170. Kemudian Sang Guru memanggil bhikkhu ini dan bertanya kepadanya, “Benarkah apa yang […]

Baca selengkapnya...

Sarabha Miga Jataka

No. 483 SARABHA-MIGA-JĀTAKA159 Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Terus berusaha, O manusia,” dan seterusnya—Sang Guru menceritakan kisah ini ketika berada di Jetavana, untuk menjelaskan secara lengkap sebuah pertanyaan singkat yang diajukan dirinya sendiri kepada Panglima Dhamma. Pada waktu itu, Sang Guru menanyakan sebuah pertanyaan singkat kepada sang Thera. Ini adalah cerita lengkapnya, yang disingkat, […]

Baca selengkapnya...

Ruru Jataka

No. 482 RURU-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center   “Saya dapat membawakanmu berita, dan seterusnya.” Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di VeỊuvana, tentang Devadatta. Seseorang berkata kepadanya, “Sang Buddha sangat berjasa kepadamu, teman Devadatta. Anda menerima perintah dari diri-Nya, juga Anda mempelajari Ti-piṭaka dari diri-Nya, Anda memperoleh hadiah dan kehormatan.” Ketika kata-kata […]

Baca selengkapnya...
1 12 13 14 15 16 126