Category Archives for "Sutta Pitaka"

Siri Jataka

No. 284 SIRI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kekayaan apa pun yang berusaha,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru, tentang seorang brahmana yang mencuri keberuntungan. [410] Cerita pembukanya sudah dikemukakan sebelumnya 263 . Sama seperti cerita tersebut sebelumnya, makhluk dewata yang berpandangan salah yang berdiam di pintu gerbang rumah Anāthapiṇḍika (Anathapindika), melakukan penyiksaan […]

Baca selengkapnya...

Vaddhaki Sukara Jataka

No. 283 VAḌḌHAKI-SŪKARA-JĀTAKA260 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Yang terbaik, yang terbaik selalu kamu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Thera Dhanuggahatissa. Mahākosala, ayah dari Raja Pasenadi, ketika menikahkan putrinya, Kosaladevī, kepada Raja Bimbisāra, memberikan sebuah Desa Kāsi yang menghasilkan upeti sebesar seratus ribu keping uang. Ketika Ajātasattu […]

Baca selengkapnya...

Seyya Jataka

No. 282 SEYYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Inilah yang terbaik yang harus kalian ketahui,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang menteri Raja Kosala. Dikatakan bahwasanya orang ini amatlah berguna bagi raja, dan dia selalu melaksanakan kewajiban-kewajiban yang sepatutnya dilaksanakan. Karena dia amat berguna, raja memberikannya kehormatan […]

Baca selengkapnya...

Abbhantara Jataka

No. 281 ABBHANTARA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Di sana tumbuh satu pohon,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Thera Sāriputta yang memberikan sari buah mangga kepada Theri Bimbādevī. Ketika Yang Tercerahkan Sempurna (Sammāsambuddha) memberikan khotbah Dhamma sewaktu berada di Kūṭāgārasālā di Vesāli, Mahāpajāpatī Gotamī beserta lima ratus […]

Baca selengkapnya...

Puta Dusaka Jataka

No. 280 PUṬA-DŪSAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tidak diragukan raja,” dan seterusnya.—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seseorang yang menghancurkan keranjang. Dikatakan bahwasanya di Sāvatthi seorang menteri kerajaan mengundang Sang Buddha dan para bhikkhu Saṅgha, mempersilakan mereka duduk di dalam tamannya. [391] Ketika sedang menyajikan makanan kepada mereka, sewaktu […]

Baca selengkapnya...

Satapatta Jataka

No. 279 SATAPATTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Seperti pemuda itu yang dalam jalannya,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Paṇḍuka (Panduka) dan Lohitaka. Dari keenam bhikkhu yang menyimpang253 (dari peraturan winaya), dua tinggal di dekat Rājagaha—Mettiya dan Bhummaja, dua tinggal di dekat Kīṭāgiri—Assaji dan Punabbasu, dan dua […]

Baca selengkapnya...

Mahisa Jataka

No. 278 MAHISA-JĀTAKA252 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [385] “Mengapa dengan sabarnya Anda,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seekor kera yang tidak memiliki pengendalian diri. Dikatakan bahwasanya di Sāvatthi, terdapat seekor kera di dalam sebuah keluarga. Kera ini berlari masuk ke dalam kandang gajah, naik ke atas […]

Baca selengkapnya...

Romaka Jataka

No. 277 ROMAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [382] “Di sini di perbukitan ini,” dan seterusnya.—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Veḷuvana (Veluvana), tentang sebuah upaya pembunuhan. Cerita pembukanya akan menjelaskan kisahnya sendiri. ____________________ Dahulu kala ketika Brahmadatta menjadi Raja Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seekor burung dara, dan bersama dengan sekelompok burung […]

Baca selengkapnya...

Kuru Dhamma Jataka

No. 276 KURUDHAMMA-JĀTAKA247 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Karena mengetahui keyakinan,” dan seterusnya.—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang membunuh seekor angsa. [366] Dua orang bhikkhu, yang merupakan sahabat karib, yang berasal dari Sāvatthi, telah ditahbiskan dan diupasampada, selalu bepergian bersama-sama. Suatu hari, mereka pergi ke Aciravatī. Setelah […]

Baca selengkapnya...

Rucira Jataka

No. 275 RUCIRA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [365] “Siapakah burung bangau cantik ini,” dan seterusnya.—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang serakah. Kisah ini sama seperti kisah sebelumnya di atas. Dan berikut ini adalah bait-bait kalimatnya:— Siapakah burung bangau cantik ini, mengapa dia berbaring di rumah temanku […]

Baca selengkapnya...
1 30 31 32 33 34 126