Category Archives for "Sutta Pitaka"

Lola Jataka

No. 274 LOLA-JĀTAKA245 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anak dari awan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang serakah. Dia dibawa ke balai kebenaran, kemudian Sang Guru berkata, “Bukan hanya kali ini dia adalah seorang yang serakah, sebelumnya juga dia adalah seorang yang serakah, dan keserakahannya […]

Baca selengkapnya...

Vyaggha Jataka

No. 272 VYAGGHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ketika keakraban teman,” dan seterusnya. [356] Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Kokālika 240. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Buku XIII, dan di dalam Takkāriya-Jātaka 241 . Dalam kesempatan ini, Kokālika kembali berkata, “Saya akan membawa Sāriputta dan Moggallāna kembali bersamaku.” […]

Baca selengkapnya...

Udapana Dusaka Jataka

No. 271 UDAPĀNA-DŪSAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sumur yang terdapat di dalam hutan ini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana239, tentang seekor serigala yang mengotori sebuah sumur. Dikatakan bahwasanya seekor serigala biasa mengotori sebuah sumur tempat para bhikkhu mengambil air, dan kemudian melarikan diri. Pada suatu hari, para […]

Baca selengkapnya...

Uluka Jataka

No. 270 ULŪKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Anda sekalian umumkan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang pertengkaran di antara burung gagak dan burung hantu. Dikatakan bahwasanya pada satu masa yang tidak diketahui kapan pastinya, burung gagak biasa memangsa burung hantu pada siang hari, dan pada malam hari […]

Baca selengkapnya...

Sujata Jataka

No. 269 SUJĀTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka yang dilimpahi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Sujātā, menantu dari Anāthapiṇḍika, putri dari seorang saudagar–Dhanañjaya, dan adik bungsu dari Visākhā. Dikatakan bahwasanya wanita itu masuk ke dalam rumah Anāthapiṇḍika dengan penuh kesombongan, karena memikirkan betapa besarnya keluarga tempat […]

Baca selengkapnya...

Arama Dusa Jataka

No. 268233 ĀRĀMA-DŪSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Yang terbaik dari semua,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Dakkhiṇāgiri, tentang seorang anak tukang taman. Setelah masa vassa berlalu, Sang Guru meninggalkan Jetavana, pergi berpindapata ke sebuah daerah di sekitar Dakkhiṇāgiri. Seorang umat mengundang Sang Buddha dan rombongannya untuk makan, mempersilakan […]

Baca selengkapnya...

Kakkata Jataka

No. 267 KAKKAṬĀ-JĀTAKA228 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Makhluk bercapit emas,” dan seterusnya. [341] Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang wanita. Dikatakan bahwasanya seorang tuan tanah di Sāvatthi, bersama dengan istrinya, pergi ke desa dengan tujuan untuk menagih utang, dan bertemu dengan para perampok. Istrinya adalah seorang wanita yang […]

Baca selengkapnya...

Vatagga Sindhava Jataka

No. 266 VĀTAGGA-SINDHAVA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dikarenakan dirinya,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan di Jetavana, tentang seorang tuan tanah. Dikatakan bahwasanya di Sāvatthi, seorang wanita melihat laki-laki yang tampan itu dan jatuh cinta kepadanya. Keinginan di dalam dirinya terasa seperti api yang terus-menerus membakar dirinya. Dia (seperti) kehilangan indranya, tubuh dan pikiran, dia […]

Baca selengkapnya...

Khurappa Jataka

No. 265 KHURAPPA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ketika demikian banyak busur,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang telah kehilangan semangat. Sang Guru menanyakan apakah benar bahwasanya bhikkhu tersebut telah kehilangan semangatnya. Bhikkhu itu mengiyakannya. “Mengapa,” tanya Beliau, “Anda kehilangan semangat setelah memeluk ajaran yang […]

Baca selengkapnya...

Maha Panada Jataka

No. 264 MAHĀ-PANĀDA-JĀTAKA225 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Yang memiliki istana itu,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di tepi Sungai Gangga, tentang kesaktian Thera Bhaddaji. Pada satu kesempatan, ketika Sang Guru telah melewati masa vassa di Sāvatthi, Beliau berpikir untuk membantu seorang pemuda yang bernama Bhaddaji. Maka dengan rombongan bhikkhu […]

Baca selengkapnya...
1 31 32 33 34 35 126