Category Archives for "Sutta Pitaka"

Mittamitta Jataka

No. 197 MITTĀMITTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dia tidak tersenyum,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Sāvatthi, tentang seorang bhikkhu. Bhikkhu ini mengambil sepotong kain yang disimpan oleh gurunya karena merasa yakin jika dia mengambilnya, gurunya tidak akan marah. Kemudian dia membuat sebuah tas sepatu dari kain itu, dan […]

Baca selengkapnya...

Valahassa Jataka

No. 196 VALĀHASSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mereka yang mengabaikan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyesal. Ketika Sang Guru menanyakannya apakah benar kalau dia adalah seorang bhikkhu yang menyesal, bhikkhu tersebut menjawab bahwa itu benar. Ketika ditanyakan apa alasannya, dia menjawab bahwa nafsunya […]

Baca selengkapnya...

Pabbathupatthara Jataka

No. 195 PABBATŪPATTHARA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Sebuah danau yang menyenangkan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang Raja Kosala. Diceritakan bahwa seorang pejabat istana berselingkuh di tempat kediaman para selir raja. Raja menyelidiki masalah ini, dan ketika mengetahui semuanya, dia memutuskan untuk memberitahu Sang Guru. Maka dia […]

Baca selengkapnya...

Manicora Jataka

No. 194 MAṆICORA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Tidak ada dewa di sini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika tinggal di Veḷuvana (Veluvana), tentang bagaimana Devadatta mencoba membunuh-Nya. Mendengar bahwa Devadatta mencoba membunuh-Nya, Beliau berkata, “Para Bhikkhu, ini bukanlah pertama kalinya Devadatta mencoba membunuh-Ku; dia sudah pernah mencobanya dahulu dan gagal.” Kemudian […]

Baca selengkapnya...

Culla Paduma Jataka

No. 19396 CULLA-PADUMA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ini tidak lain,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menyesal (tidak puas). Cerita pembuka ini akan dikemukakan di dalam Ummadantī-Jātaka97. Ketika bhikkhu ini ditanya oleh Sang Guru apakah benar bahwasanya dia itu seorang yang tidak puas, dia […]

Baca selengkapnya...

Ruhaka Jataka

No. 191 RUHAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Bahkan tali busur yang putus,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, mengenai godaan yang timbul dari mantan istri. Cerita pembuka ini akan dijelaskan di dalam Buku VIII, pada Indriya-Jātaka91. Kemudian Sang Guru mengatakan kepada bhikkhu ini, “Itu adalah wanita yang mencelakakanmu. Pada […]

Baca selengkapnya...

Silanisamsa Jataka

No. 190 SĪLĀNISAṀSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [111] “Melihat buah perbuatan dari keyakinan,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang upasaka yang berkeyakinan. Dia adalah seorang siswa mulia yang berkeyakinan dan bajik. Suatu petang, dalam perjalanannya ke Jetavana, dia sampai ke tepi Sungai Aciravatī setelah para tukang […]

Baca selengkapnya...

Sihakotthuka Jataka

No. 188 SĪHAKOṬṬHUKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Cakar singa dan tapak singa”, dan seterusnya. Kisah ini ceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Kokālika (Kokalika). Dikatakan bahwasanya suatu hari Kokalika mendengar sejumlah bhikkhu yang bijak memberikan khotbah Dhamma, dan kemudian merasa ingin untuk memberikan khotbah sendiri; selanjutnya sama seperti cerita pembuka yang […]

Baca selengkapnya...
1 38 39 40 41 42 126