Category Archives for "Sutta Pitaka"

Rajovada Jataka

BUKU II – DUKANIPĀTA RĀJOVĀDA-JĀTAKA1 Sumber : Indonesia Tipitaka Center [1] “Yang kasar dengan kasar,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang bagaimana seorang raja dinasihati. Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Tesakuṇa-Jātaka2. Diceritakan bahwasanya pada suatu hari Raja Kosala telah menjatuhkan hukuman untuk sebuah kasus yang rumit menyangkut […]

Baca selengkapnya...

Sanjiva Jataka

SAÑJĪVA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Berteman dengan seorang penjahat,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana mengenai Raja Ajātasattu yang patuh pada para guru palsu230. Karena percaya pada musuh yang dipenuhi oleh kebencian pada Sang Buddha, yakni Devadatta yang hina dan jahat, dan dalam kegilaannya, dalam harapannya memuja Devadatta, […]

Baca selengkapnya...

Ekapanna Jataka

EKAPAṆṆA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jika racun tersembunyi,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di kūṭāgārasālā228, Mahāvana dekat Vesāli. Pada masa itu, Vesāli berada dalam keadaan yang sangat makmur. Sebuah dinding berlapis tiga mengelilingi kota tersebut, setiap dinding berjarak satu yojana dari dinding berikutnya, dan terdapat tiga buah gerbang dengan […]

Baca selengkapnya...

Puppharatta Jataka

PUPPHARATTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Saya tidak menanggapi rasa sakit ini,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana mengenai seorang bhikkhu yang menyesal. Saat ditanya oleh Sang Guru, ia mengakui tentang kelemahannya, menjelaskan bahwa ia merindukan istrinya di masa masih merupakan perumah tangga, “Karena, Bhante,” katanya, “ia begitu manis, […]

Baca selengkapnya...

Radha Jataka

RĀDHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Berapa malam lagi yang?” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai godaan nafsu terhadap seorang bhikkhu oleh mantan istrinya dalam kehidupan berumah tangga. Kejadian dalam cerita pembuka akan diceritakan dalam Indriya-Jātaka225. Sang Guru berkata seperti ini pada bhikkhu tersebut, “Tidak mungkin untuk menjaga […]

Baca selengkapnya...

Nanguttha Jataka

NAṄGUṬṬHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jātaveda yang keji,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai pertapaan salah dari para ājīvaka, atau petapa telanjang. Menurut kisah yang diceritakan secara turun temurun, di belakang Jetawana mereka selalu melatih pertapaan 223 yang salah. Sejumlah bhikkhu melihat mereka berjongkok pada tumit mereka […]

Baca selengkapnya...

Virocana Jataka

VIROCANA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Mayatmu yang rusak,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai usaha Devadatta agar diakui sebagai seorang Buddha di Gayāsīsa. Ketika (keadaan) jhananya menghilang dan ia kehilangan kehormatan dan perolehan yang dulunya merupakan miliknya, dalam kebingungannya, ia meminta Sang Guru untuk menerapkan lima objek […]

Baca selengkapnya...

Kaka Jataka

KĀKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dalam ketakutan tanpa henti,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru mengenai seorang penasihat yang bijaksana. Kejadian-kejadiannya akan diceritakan pada Buku Kedua Belas, berhubungan dengan Bhaddasāla-Jātaka220. __________________ Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir kembali sebagai seekor burung gagak.

Baca selengkapnya...

Ubhatobhattha Jataka

UBHATOBHAṬṬHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Kebutaan suami dan pukulan pada istri,” dan seterusnya. Kisah ini, diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Weluwana, mengenai Devadatta. Kami mendengar bahwa para bhikkhu berkumpul di Balai Kebenaran, saling berbicara, mengatakan bahwa walaupun sebuah obor dari onggokan kayu bakar, hangus pada kedua ujungnya dan penuh kotoran di bagian […]

Baca selengkapnya...

Godha Jataka

GODHA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dengan rambut kusut,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai bhikkhu yang menipu. Kejadian ini serupa dengan yang diceritakan pada kisah sebelumnya216. ____________________ Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, Bodhisatta terlahir sebagai seekor kadal; dan di sebuah gubuk dekat sebuah desa di […]

Baca selengkapnya...
1 44 45 46 47 48 126