Category Archives for "Sutta Pitaka"

Peta Samsaramocaka

BAB II BAB UBBARI [Ubbarivagga] II. 1 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA SAMSARAMOCAKA [Samsaramocakapetavatthuvannana] [67] ‘Engkau telanjang dan berpenampilan buruk.’ Demikian dikatakan Sang Guru ketika Beliau sedang berdiam di Hutan Bambu mengenai peti di desa Itthakavati di kerajaan Magadha. Diceritakan bahwa di kerajaan Magadha ada dua desa yang bernama Itthakavati dan Digharaji. Di situ tinggal banyak […]

Baca selengkapnya...

Peta Ular

I. 12 PENJELASAN MENGENAI PETA ULAR [Uragapetavatthuvannana] ‘Bagaikan ular (yang telah melepaskan) kulitnya yang usang.’ Demikianlah dikatakan Sang Guru yang sedang berdiam di Hutan Jeta itu berkenaan dengan seorang umat awam. Diceritakan bahwa di Savatthi ada seorang umat awam yang putranya meninggal. Karena amat sedih dia meratapi dan menangisi kematian putranya. Dia hanya tinggal di […]

Baca selengkapnya...

Peta Gajah

I. 11 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA GAJAH [Nagapetavatthuvannana] ‘Dia mendahului di depan seekor gajah putih.’ Demikian dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Hutan Jeta berkenaan dengan dua peta yang dahulunya adalah brahmana. Diceritakan bahwa YM Samkicca yang berusia 7 tahun telah mencapai tingkat arahat ketika masih berada di dalam ruang-cukur dan sedang berdiam sebagai […]

Baca selengkapnya...

Peta Berkepala Gundul

I. 10 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA BERKEPALA GUNDUL [Khallatiyapetavatthuvannana]1 ‘Siapakah engkau (yang tetap berada) di dalam istanamu?’ Demikian dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Savatthi, berkenaan dengan peti yang berkepala gundul.1 Dikatakan bahwa dahulu kala di Benares ada seorang pelacur yang amat cantik dan menarik dipandang mata. Dia amat elok dan beruntung memiliki kulit […]

Baca selengkapnya...

Peta Ketua Penenun

I.9 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA KETUA PENENUN [Mahapesakarapetavatthuvannana] ‘Kotoran dan air kencing, darah dan nanah.’ Demikian dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Savatthi berkenaan dengan peti yang dahulunya adalah seorang penenun. Dikatakan bahwa sebanyak dua belas bhikkhu telah diberi subjek1 meditasi di hadapan Sang Guru. Ketika mencari tempat tinggal menjelang musim hujan, mereka melihat […]

Baca selengkapnya...

Peta Sapi Jantan

I. 8 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA SAPI JANTAN [Gonapetavatthuvannana] [38] ‘Mengapakah kamu seperti orang gila.’ Sang Guru yang sedang berdiam di hutan Jeta menceritakan hal ini berkenaan dengan seorang laki-laki kaya yang ayahnya meninggal dunia. Dikatakan bahwa di Savatthi ada seorang laki-laki kaya. Suatu hari ayahnya meninggal. Karena ditinggal ayahnya, hatinya amat sedih dan dia […]

Baca selengkapnya...

Peta Pemangsa Tujuh Putra

I.7 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA PEMANGSA TUJUH PUTRA [Sattaputtakhadakapetavatthuvannana] [36] ‘Engkau telanjang dan bernampilan mengerikan.’ Demikian dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Savatthi mengenai peti yang menelan tujuh putranya. Diceritakan bahwa di suatu desa tidak jauh dari Savatthi terdapat seorang perumah tangga yang mempunyai dua putra. Mereka sedang berada di puncak kehidupannya, tampan, memiliki […]

Baca selengkapnya...

Peta Pemangsa Lima Putra

I.6 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA PEMANGSA LIMA PUTRA [Pancaputtakhadakapetavatthuvannana] ‘Engkau telanjang dan berpenampilan mengerikan.’ Demikian dikatakan Sang Guru ketika sedang berdiam di Savatthi berkenaan dengan peti yang memangsa lima putranya. Diceritakan bahwa di suatu desa tidak jauh dari Savatthi, hiduplah seorang pria kaya yang istrinya mandul. Sanak saudaranya berkata, ‘Istri pertamamu1 mandul; kami harus mencarikan […]

Baca selengkapnya...

Peta Di Luar Dinding

I.5 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA DI LUAR DINDING [Tirokuddapetavatthuvannana] ‘Mereka berdiri di luar dinding.’ Sang Guru yang sedang berdiam di Rajagaha menceritakan hal ini berkenaan dengan sejumlah besar peta. Beginilah ceritanya secara rinci. Sembilan puluh dua kalpa yang lalu ada sebuah kota bernama Kasipuri. Di situ bertahta seorang raja bernama Jayasena. Ratunya bernama Sirima. Dari […]

Baca selengkapnya...

Peta Boneka Roti

I.4 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA BONEKA ROTI [Pitthadhitalikapetavatthuvannana] ‘Dengan rasa hormat kepada siapapun juga.’ Sang Guru yang sedang berdiam di Hutan Jeta di Savatthi memberitahukan hal ini berkenaan dengan dana makanan dari perumah-tangga Anathapindika. Dikatakan bahwa cucu perempuan perumah tangga Anathapindika yang masih kecil, diberi sebuah boneka roti oleh pengasuhnya. Pengasuh itu mengatakan ‘Pakailah ini […]

Baca selengkapnya...
1 62 63 64 65 66 126