Category Archives for "Sutta Pitaka"

Peta Benang

II. 11 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA BENANG [Suttapetavatthuvannana] ‘Di masa lalu, saya (memberi) kepada seorang bhikkhu, kepada orang yang meninggalkan keduniawian.’ Inilah Cerita Peta Benang. Bagaimanakah ini bermula? Dikatakan bahwa lebih dari tujuh ratus tahun sebelum Guru kita muncul ada suatu desa tidak jauh dari Savatthi di situ seorang pemuda menopang seorang Paccekabuddha. Ketika pemuda […]

Baca selengkapnya...

Peta Ibu Uttara

II. 10 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA IBU UTTARA [Uttaramatupetavatthuvannana] Seorang bhikkhu yang telah pergi untuk beristirahat siang. Inilah cerita peta ibu Uttara. Inilah penjelasan1 mengenai artinya. Ketika Konsili Pertama dibuka pada saat Parinibbana Sang Guru, Y. M. Maha-Kaccayana [141] sedang berdiam bersama dua belas bhikkhu di suatu tempat di hutan yang tidak jauh dari Kosambi. […]

Baca selengkapnya...

Peta Ankura

II. 9 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA ANKURA [Ankurapetavatthuvannana] ‘Tujuan bagi kepergian kita.’ Sang Guru yang sedang berdiam di Savatthi menceritakan hal ini sehubungan dengan peta yang disebut Ankura. Dalam hal ini Ankura sebenarnya bukan peta, tetapi karena aktivitasnya berhubungan dengan peta maka cerita ini disebut Cerita Peta Ankura. Beginilah ceritanya secara ringkas. Ada sebuah kota1 […]

Baca selengkapnya...

Peta Culasetthi

II. 8 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA CULASETTHI [Culasetthipetavatthuvannana] ‘Engkau telah meninggalkan keduniawian namun sekarang telanjang dan kurus kering, tuan.’ Ini dikatakan ketika Sang Guru sedang tinggal di Hutan Bambu berkenaan dengan peta Culasetthi. Dikatakan bahwa di Benares ada seorang perumah-tangga bernama Culasetthi yang tidak memiliki keyakinan maupun bakti. Dia jahat, kikir dan tidak memiliki hormat […]

Baca selengkapnya...

Peta Dhanapala

II. 7 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA DHANAPALA [Dhanapalapetavatthuvannana] ‘Telanjang dan berpenampilan buruk engkau.’ Ini dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Huta Jeta sehubungan dengan peta Dhanapala. Dikatakan bahwa sebelum munculnya Sang Buddha, di kota Erakaccha di kerajaan Dasannas1 hiduplah seorang pedagang kaya bernama Dhanapalaka. Dia tidak memiliki keyakinan maupun bakti, sangat kikir serta mengukuhi […]

Baca selengkapnya...

Peta Kanha

II. 6 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA KANHA [Kanhapetavatthuvannana] [93] ‘Bangkitlah, Kanha, kenapa engkau berbaring?’ Sang Guru yang sedang berdiam di hutan Jeta menceritakan hal ini sehubungan dengan seorang umat awam yang putranya telah meninggal. ‘Dikatakan bahwa di Savatthi, putra seorang umat awam telah meninggal. Karena tertusuk anak panah kesedihan, dia tidak mau mandi, makan, mengurusi […]

Baca selengkapnya...

Peta Mattakundalin

II. 5 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA MATTAKUNDALIN [Mattakundalipetavatthuvannana] ‘Memakai perhiasan, memakai anting-anting yang mengkilat’. Ini dikatakan ketika Sang Guru berdiam di Hutan Jeta sehubungan dengan devaputta Mattakundalin.1 Di sini, semua yang dikatakan adalah persis seperti Penjelasan Terperinci mengenai Cerita Istana Mattakundalin di (bagian) Penjelasan Terperinci mengenai Cerita-cerita Istana2 pada Penjelasan Arti Intrinsik, dan oleh karena […]

Baca selengkapnya...

Peta Nanda

II. 4 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA NANDA [Nandapetavatthuvannana] ‘Hitam dan berpenampilan buruk engkau.’ Ini dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Hutan Jeta sehubungan dengan peti bernama Nanda. Dikatakan bahwa di suatu desa tidak jauh dari Savatthi ada seorang umat awam bernama Nandasena yang memiliki keyakinan dan bakti. Namun, istrinya yang bernama Nanda tidak memiliki […]

Baca selengkapnya...

Peti Matta

II. 3 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETI MATTA [Mattapetivatthuvannana] ‘Telanjang dan berpenampilan buruk engkau.’ Ini dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di hutan Jeta sehubungan dengan seorang peti yang bernama Matta. Dikatakan bahwa di Savatthi ada seorang laki-laki kaya yang memiliki keyakinan dan bakti. Namun istrinya, yang dikenal dengan nama Matta, tidak memiliki keyakinan maupun bakti. […]

Baca selengkapnya...

Peti Ibu Sariputta Thera

II. 2 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETI IBU SARIPUTTA THERA [Sariputtattheramatupetivatthuvannana]1 ‘Telanjang dan berpenampilan buruk engkau.’ Ini dikatakan ketika Sang Guru sedang berdiam di Hutan Bambu sehubungan dengan seorang peti yang dulunya ibu dari Y. M. Sariputta Thera dalam kelahiran kelima sebelumnya. Suatu hari Y. M. Sariputta, Y. M. Mahamoggallana, Y. M. Anuruddha dan Y. M. […]

Baca selengkapnya...
1 61 62 63 64 65 126