KEPUTUSAN RAPAT KARAKA SANGHA SABHA
(DEWAN PIMPINAN SANGHA) II/2005
SANGHA THERAVADA INDONESIA
Nomor : 02/RAPIM-II/VI/2005
NAMO TASSA BHAGAVATO ARAHATO SAMMASAMBUDDHASSA
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
BAB I : TEMPAT BERVASSA 2549/2005 ANGGOTA SANGHA THERAVADA INDONESIA DI INDONESIA
Pasal 1: Tempat bervassa 2549/2005 anggota Sangha Theravada Indonesia di Indonesia seperti tersebut dalam lampiran yang tidak terpisahkan surat keputusan ini
Pasal 2: Kewajiban vassa mengikat para bhikkhu anggota Sangha Theravada Indonesia untuk dipatuhi seperti telah dinyatakan dalam Vinaya
Pasal 3: Para bhikkhu supaya memanfaatkan masa vassa sebaik-baiknya untuk pembinaan diri sendiri (Samana-dhamma) maupun masyarakat sekitarnya
Pasal 4: Beberapa vihara/tempat tidak dapat dipenuhi permohonannya sebagai tempat bervassa, karena keterbatasan jumlah bhikkhu anggota Sangha Theravada Indonesia
BAB II : MASA VASSA DAN MASA KATHINA 2549/2005
Pasal 1 : Masa Vassa 2549/2005 mulai tanggal 22 Juli 2005 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2005.
Pasal 2 : Masa Kathina 2549/2005 muai tanggal 19 Oktober sampai dengan tanggal 16 November 2005.
BAB III : JADWAL PERAYAAN KATHINA 2549/2005 DI VIHARA-VIHARA TEMPAT BERVASSA
Pasal 1: Jadwal Perayaan Kathina 2549/2005 di vihara-vihara tempat bervassa bhikkhu anggota Sangha Theravada Indonesia seperti tersebut dalam lampiran yang tidak terpisahkan surat keputusan ini
BAB IV : PELAYANAN UNDANGAN PERAYAAN KATHINA 2549/2005
Pasal 1: Pelayanan Undangan Perayaan Kathina 2549/2005 seperti tersebut dalam lampiran yang tidak terpisahkan surat keputusan ini.
Pasal 2: Menghimbau kepada semua pihak yang akan menyelenggarakan Upacara Perayaan Kathina agar mengirimkan undangan perayaan Kathina kepada Padesa Nayaka (Ketua Bhikkhu Daerah Pembinaan Provinsi) masing-masing selambat-lambatnya tanggal 19 September 2005, dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari bhikkhu-bhikkhu yang diundang
BAB V : PEJABAT SEMENTARA PADESA NAYAKA PROVINSI YOGYAKARTA (DIY) DAN UPA PADESA NAYAKA PROVINSI BALI
Pasal 1 : Mengangkat Pejabat Sementara Padesa Nayaka Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): Bhikkhu Guttadhammo.
Pasal 2 : Mengangkat Pejabat Sementara Upa Padesa Nayaka Provinsi Bali : Bhikkhu Sucirano
Pasal 3 : Masa bakti Padesa Nayaka dan Upa Padesa Nayaka sejak keputusan ini ditetapkan sampai dengan tanggal 31 Desember 2005
BAB VI : KEPALA DAN WAKIL KEPALA BADAN SANGHADHANA
Pasal 1 : Mengangkat Bhikkhu Dhammakaro sebagai Kepala Badan Sanghadhana
Pasal 2 : Mengangkat Bhikkhu Cittanando sebagai Wakil Kepala Badan Sanghadhana.
Pasal 3 : Masa bakti Kepala Badan Sanghadhana dan Wakil Kepala Badan Sanghadhana sejak keputusan ini ditetapkan sampai dengan Rapat Pimpinan II / 2006
BAB VII : PENGANGKATAN KEPALA / WAKIL KEPALA VIHARA
Pasal 1 : Mengangkat Bhikkhu Cattamano sebagai Kepala Vihara Dhammaphala, Deplongan, Wates, Getasan, Kab. Semarang.
Pasal 2 : Mengangkat Bhikkhu Sukhito sebagai Kepala Vihara Buddha Sasana, Buneng, Boro, Selorejo, Kab. Blitar.
Pasal 3 : Masa bakti Kepala Vihara Dhammaphala, dan Kepala Vihara Buddha Sasana, selama 2 (dua) tahun sejak keputusan ini ditetapkan.
BAB VIII : REKOMENDASI KEPALA / WAKIL KEPALA VIHARA
Pasal 1 : Merekomendasi Bhikkhu Santamano sebagai Kepala Svarna Dipa Arama, Bandar Lampung
Pasal 2 : Merekomendasi Bhikkhu Cittanando sebagai Kepala Vihara Dhammaphala, Tangerang, Banten.
Pasal 3 : Merekomendasi Bhikkhu Khemanando sebagai Wakil Kepala Vihara Suvanna Dipa, Bandar Lampung
BAB IX : GURU PENDIDIK PABBAJJA SAMANERA SEMENTARA
Pasal 1 : Pelajaran Etika Samanera (Samanera Sikha):
1. Sukhemo Mahathera
2. Dhammadhiro Thera
3. Atimedho Thera
4. Bhikkhu Cittanando
5. Bhikkhu Guttadhammo
6. Bhikkhu Tejanando
Pasal 2 : Pelajaran Riwayat Hidup Sang Buddha dan Siswa Terkenal :
1. Jagaro Thera
2. Subhapañño Thera
3. Bhikkhu Candakaro
4. Bhikkhu Dhammakaro
5. Bhikkhu Appamatto
Pasal 3 : Pelajaran Pokok-pokok Dasar Agama Buddha
1. Dhammadhiro Thera
2. Saddhaviro Thera
3. Bhikkhu Cittagutto
4. Bhikkhu Abhayanando
5. Bhikkhu Dhammiko
6. Bhikkhu Saccadhammo
Pasal 4 : Pelajaran Sejarah Sangha Theravada Indonesia
1. Sri Paññavaro Mahathera
2. Sri Subalaratano Mahathera
3. Dhammasubho Thera
4. Jotidhammo Thera
Pasal 5 : Pelajaran Teori dan Praktek Meditasi
1. Khantidharo Thera
2. Dhammasuto Thera
3. Viriyadharo Thera
4. Urudha Dhammapiyo Thera
5. Bhikkhu Paññanando
6. Bhikkhu Adhikusalo
7. Bhikkhu Sujano
8. Bhikkhu Atthakaro
9. Bhikkhu Ciradhammo
BAB X : PENGAWAS PABBAJJA SAMANERA SEMENTARA REMAJA DAN PELAJAR XIII
Pasal 1 : Mengangkat Bhikkhu Cittagutto sebagai pengawas Pabbajja Samanera Sementara Remaja dan Pelajar XIII di Vipassana Giri Ratana, Gunung Sindur, Bogor
BAB XI : REKOMENDASI YAYASAN DHAMMA PARAMATHA TANGERANG, BANTEN
Pasal 1 : Merekomendasi Badan Pembina Yayasan Dhamma Paramatha, Tangerang, Banten, terdiri dari :
Sri Subalaratano Mahathera
1. Dhammasubho Thera
2. Jagaro Thera
3. Saddhaviro Thera
4. Bhikkhu Abhayanando
Pasal 2 : Merekomendasi Bhikkhu Cittagutto sebagai Ketua Badan Pengawas Yayasan Dhamma Paramatha, Tangerang, Banten.
Pasal 3 : Merekomendasi Bhikkhu Dhammakaro sebagai Ketua Badan Pengurus Yayasan Dhamma Paramatha, Tangerang, Banten.
BAB XII : REKOMENDASI YAYASAN SASANADIPA, MAKASSAR
Pasal 1 : Merekomendasi Badan Pembina Yayasan Sasanadipa, Makassar, Sulawesi Selatan, terdiri dari :
1. Dhammasubho Thera
2. Jagaro Thera
3. Khantidharo Thera
4. Saddhaviro Thera
5. Bhikkhu Dhammakaro
Pasal 2 : Merekomendasi Bhikkhu Appamatto sebagai Ketua Badan Pengawas Yayasan Sasanadipa, Makassar, Sulawesi Selatan.
Pasal 3 : Merekomendasi Bhikkhu Siriratano sebagai Ketua Yayasan Sasanadipa, Makassar, Sulawesi Selatan
BAB XIII : REKOMENDASI YAYASAN SANTI GHOSA, BERAU, KALTIM
Pasal 1 : Merekomendasi Badan Pembina Yayasan Santi Ghosa, Berau, Kalimantan Timur, Terdiri dari :
1. Saddhaviro Thera
2. Subhapañño Thera
3. Bhikkhu Suvijano
4. Bhikkhu Adhikusalo
5. Bhikkhu Siriratano
BAB XIV : RAPAT KARAKA SANGHA SABHA (DEWAN PIMPINAN SANGHA) III / 2005 SANGHA THERAVADA INDONESIA
Pasal 1 : Rapat Karaka Sangha Sabha (Dewan Pimpinan Sangha) III / 2005 Sangha Theravada Indonesia akan diselenggarakan di Vihara Giri Metta Bhavana, dengan alamat : Dusun Buani, Desa Bentek, Kec. Gangga, Kab. Lombok Barat, NTB; Tanggal 28 – 29 Oktober 2005.
BAB XV : SAAT BERLAKUNYA KEPUTUSAN INI
Pasal 1 : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Ciapus
Tanggal 13 Juni 2005
RAPAT KARAKA SANGHA SABHA
(DEWAN PIMPINAN SANGHA) II / 2005
SANGHA THERAVADA INDONESIA