Category Archives for Tipitaka

Peta Putra Raja

IV.7 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA PUTRA RAJA [ Rajaputtapetavatthuvanpana ] ‘Dari tindakan yang dilakukan di masa lalu.’ Sang Guru yang sedang berdiam di Hutan Jeta menceritakan hal ini sehubungan dengan peta yang dulunya adalah anak raja. Yang dimaksudkan di sini sebagai ‘peta yang dulunya adalah putra raja’ adalah putra seorang raja yang bernama Kitava dan […]

Baca selengkapnya...

Peta Tebu

IV.5 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA TEBU [ Ucchupetavatthuvannana ] ‘Hutan tebu yang luas milikku ini.’ Inilah Cerita Peta Tebu. Bagaimana asal mulanya? Ketika Sang Buddha sedang berdiam di Hutan Bambu, ada seorang pria yang menaruh seikat tebu di bahunya dan berjalan sambil mengunyah sebatang tebu. Pada saat itu, seorang umat awam yang luhur dan berwatak […]

Baca selengkapnya...

Peta Revati

IV.4 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA REVATI [ Revatipetavatthuvannana ] ‘Bangkitlah, Revati yang berwatak sangat jahat.’ Inilah Cerita Peta Revati. Tidak ada perbedaan antara cerita ini dengan Cerita Istana Revati. 1Maka, apa yang dikatakan di sini mengenai kebutuhan yang muncul dan mengenai syair-syairnya dapat dipahami persis seperti yang terdapat di Penjelasan Mengenai (bagian) Cerita-cerita Istana dari […]

Baca selengkapnya...

Peta Nandaka

IV.3 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA NANDAKA [ Nandakapetavatthuvannana ] ‘Raja yang bernama Pingalaka.’ lnilah Cerita Peta Nandaka. Bagaimana ini bermula? Setelah 200 tahun berlalu sejak saat Sang Guru Parinibbana, 1di kerajaan Surattha2 ada seorang raja bernama Pingalaka. Jenderalnya, yang bernama Nandaka, memiliki pandangan salah dan pandangan sesat. Dia pergi ke mana-mana menyampaikan konsepsi yang salah […]

Baca selengkapnya...

Peta Serissaka

IV.2 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA SERISSAKA [ Serissakapetavatthuvannana ]1 ‘Dengarkanlah2 (di mana pertemuan) antara yakkha dan para pedagang.’Inilah Cerita Peta Serissaka. Karena tidak ada perbedaan antara cerita ini dengan Cerita Istana Serissaka,3maka apa yang harus dikatakan di sini sehubungan dengan kebutuhan yang muncul dan dengan syair-syairnya adalah persis sama seperti yang telah terdapat di Penjelasan […]

Baca selengkapnya...

Peta Ambasakkhara

IV.1 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA AMBASAKKHARA [ Ambasakkharapetavatthuvannana ] ‘Ada sebuah kota suku Vajji yang bernama Vesali.’ Inilah Cerita Peta Ambhasakkhara. Bagaimana asal mulanya? Ketika Sang Buddha sedang berdiam di Hutan Jeta, raja Licchavi yang bernama Ambasakkhara -yang memiliki pandangan salah dan memegang doktrin natthika1– berkuasa di Vesali. Pada saat itu di kota Vesali ada […]

Baca selengkapnya...

Peta Menghina Relik

III.10 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA YANG MENGHINA RELIK [ Dhatuvivannapetavatthuvannana ] [212] ‘Berdiri di udara.’ Inilah Penghinaan untuk Cerita Peta Relik. Ketika Sang Buddha telah mencapai Parinibbana di antara pohon sa1a kembar1 di Hutan Upavattana Sala milik penduduk Malla di Kusinara dan relik Beliau telah dibagi, Raja Ajatasattu mengambil bagian relik yang diperuntukkan baginya. Karena […]

Baca selengkapnya...

Peta Membuat Pernyataan Salah

III.9 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA YANG MEMBUAT PERNYATAAN SALAH [ Kutavinicchayikapetavatthuvannana ] ‘Engkau beruntai bunga, bermahkota1 dan bergelang-lengan.’ Ini dikatakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Hutan Bambu sehubungan dengan peta yang telah membuat pernyataan yang salah. Pada waktu itu, raja agung Bimbisara biasanya menjalankan Uposatha selama enam hari dalam sebulan. Karena mengikuti contohnya, banyak […]

Baca selengkapnya...

Peta Pemburu Yang Kedua

III.8 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA PEMBURU YANG KEDUA [ Dutiyaluddhapetavatthuvannana ] ‘Di rumah yang berpinakel dan di istana.’ Ini dikatakan ketika Sang Buddha sedang berdiam di Hutan Bambu sehubungan dengan peta lain yang dulunya seorang pemburu rusa. Dikatakan bahwa di Rajagaha seorang pemburu rusa muda yang walaupun memiliki kekayaan namun memilih meninggalkan kenyamanan harta bendanya […]

Baca selengkapnya...

Peta Pemburu Rusa

III.7 PENJELASAN MENGENAI CERITA PETA PEMBURU RUSA [ Migaluddapetavatthuvannana ] ‘Engkau muda dan dihormati oleh pria dan wanita’. Ini dikatakan ketika Sang Buddha sedang berada di Hutan Bambu sehubungan dengan peta yang dulunya seorang pemburu rusa. Dikatakan bahwa di Rajagaha seorang pemburu mencari nafkah dengan menembak dan membantai rusa siang dan malam. Dia mempunyai teman, […]

Baca selengkapnya...
1 60 61 62 63 64 127