Category Archives for "Sutta Pitaka"

Istana Sesavati

35. KETUJUH: ISTANA SESAVATI1 (Sesavativimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savathi, di Jetavana. Pada saat itu, di desa Nalaka, di negeri Magadha, ada menantu perempuan seorang perumah-tangga kaya, yang bernama Sesavati. Menurut cerita, ketika stupa keemasan sebesar satu yojana dibuat untuk Buddha Kassapa, sebagai gadis muda dia pergi dengan ibunya ke tempat monumen itu. Di […]

Baca selengkapnya...

Istana yang Kemilau

34. KE ENAM: ISTANA YANG KEMILAU (Daddalhavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi, di Jetavana. Pada saat itu, di suatu desa kecil bernama Nalaka ada seorang kaya, dayaka sukarela dari Y.M. Revata Thera. Dia memiliki dua orang putrid yang bernama Bhadda dan Subhadda. Baddha ini menikah dengan seorang laki-laki yang penuh dengan keyakinan dan kebijaksanaan, […]

Baca selengkapnya...

Istana Guttila

33. KELIMA: ISTANA GUTTILA (Guttilavimana) Ketika Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha, Y.M. Maha-Moggallana mengunjungi alam-dewa seperti yang telah dibicarakan di atas. Beliau pergi menuju alam Tiga-Puluh-Tiga dewa. Di sana, di tiga puluh enam Istana, beliau melihat tiga puluh enam putrid-putri-dewa. Mereka masing-masing menikmati kegembiraan surgawi yang besar, dengan pengikut seribu peri. Secara berturut beliau […]

Baca selengkapnya...

Istana Lata

32. KEEMPAT : ISTANA LATA (Latavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi, di Jetavana. Pada waktu itu, di Savatthi ada seorang umat awam yang mempunyai anak perempuan bernama Lata. Dia adalah gadis yang cerdas, terpelajar, dan mantap dalam kebajikan. Setelah menikah, dia hidup di rumah suaminya. Sikapnya mnis kepada suaminya dan mertuanya. Tutur katanya menyenangkan. […]

Baca selengkapnya...

Istana Dipan

31. KETIGA : ISTANA DIPAN (Pallankavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi, di Jetavana. Pada waktu itu, putri seorang umat awam dinikahkan dengan putra umat awam lain di kota Savatthi yang memiliki garis keturunan dan keadaan yang mirip. Perempuan itu baik wataknya, dan sempurna praktek moralitasnya. Dia menghormati suaminya, menjalankan lima peraturan, dan pada hari-hari […]

Baca selengkapnya...

Istana Tebu

30. KEDUA : ISTANA TEBU1 (Ucchuvimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha …. dan seterusnya, sama seperti cerita sebelumnya. Hanya saja, inilah perbedaannya : perempuan itu memberikan tebu, dan dipukul dengan bangku. Dia meninggal pada saat itu juga dan terlahir lagi di alam Tiga-Puluh-Tiga dewa. Pada malam yang sama, di datang ke hadapan sang Thera. […]

Baca selengkapnya...

Istana Elok

29. PERTAMA : ISTANA ELOK (Ularavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha, di Hutan Bambu. Pada waktu itu, di sebuah rumah di Rajagaha yang melayani Y.M. Maha-Moggallana ada seorang gadis yang cenderung berdana dan suka memberi. Di rumah itu memang disiapkan makanan (utama).1 Gadis itu terbiasa memberikan separuh dari bagiannya sendiri (yang ada di rumah). […]

Baca selengkapnya...

Istana Pemberi Dana Makanan, Kedua

28. KESEBELAS: ISTANA PEMBERI-DANA-MAKANAN, KEDUA (Dutiyabhikkhadayikavimana) Sama seperti cerita Istana sebelumnya. Hanya saja, disini Yang Terberkahi berada di Rajagaha, dan perempuan itu memberikan dana kepada seorang bhikkhu yang tidak memiliki kekotoran batin, tenang pikirannya, tanpa kebingungan.1 Catatan : VvA. 120 menyebutkannya Thera yang telah menghancurkan kekotoran batinnya RINGKASAN : Pelayan-perempuan, dan Lakhuma, kemudian pemberi-kerak-nasi, Candali, […]

Baca selengkapnya...

Istana Pemberi Dana Makanan

27. KESEPULUH : ISTANA PEMBERI-DANA-MAKANAN (Bhikkhadayikavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi. Dan pada waktu itu, di Uttaramadhura ada seorang perempuan yang masa hidupnya telah sampai pada akhirnya dan akan terlahir kembali di alam menderita. Menjelang fajar, Yang Terberkahi bangkit dari pencapaian kasih saying yang besar, dan mengamati dunia. Beliau melihat perempuan itu. Karena ingin […]

Baca selengkapnya...

Istana Nidda & Sunidda

25, 26. KEDELAPAN DAN KESEMBILAN : ISTANA NIDDA DAN SUNIDDA (Nidda-Suniddavimana) Istana kedelapan dan kesembilan berasal dari Rajagaha. Dan kita harus memahami (syair-syairnya): “ Seorang umat awam perempuan bernama Nidda…pengikut Gotama, yang dikenal luas. Karena inilah maka keelokanku sedemikian rupa.”1 Demikian juga Sunidda,2 persis seperti yang telah dikatakan. Bahkan tidak ada yang baru di dalam […]

Baca selengkapnya...
1 68 69 70 71 72 126