| 1. |
Banyak dewa dan manusia, karena menginginkan kesejahteraan, telah merenungkan apa perbuatan yang menjanjikan keberhasilan. Terangkanlah apakah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan itu?1 |
(258) |
|
Sang Buddha: |
|
| 2. |
Tidak bergaul dengan orang-orang yang dungu, tetapi, bergaul dengan yang bijaksana, serta menghormat mereka yang patut dihormat. Itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(259) |
| 3. |
Hidup di lingkungan yang sesuai, telah melakukan banyak tindakan yang berjasa di masa lampau, serta menuntun diri ke arah yang benar; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(260) |
| 4. |
Memiliki pendidikan yang baik, terampil serba bisa, mempunyai penghargaan terhadap Seni, memiliki disiplin yang terlatih baik, dan menyenangkan tutur katanya; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(261) |
| 5. |
Menyokong ayah dan ibu, menjaga baik-baik anak dan istri, serta memiliki pekerjaan yang damai, bebas dari pertentangan; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(262) |
| 6. |
Suka berdana, berperilaku pantas, membantu sanak keluarga dan bertindak tak tercela; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(263) |
| 7. |
Berhenti berbuat jahat dan bebas dari kejahatan, tidak minum-minuman yang bersifat merusak, dan tekun dalam perilaku bermoral; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(264) |
| 8. |
Memiliki rasa hormat, rendah hati, merasa puas, senantiasa berterima kasih, dan mendengarkan Dhamma pada saat yang sesuai; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(265) |
| 9. |
Sabar, patuh, bergaul dengan manusia teladan dalam kehidupan Dhamma, dan ikut serta dalam diskusi keagamaan, itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(266) |
| 10. |
Mengendalikan diri, memahami Empat Kebenaran Mulia dan mencapai Nibbana; itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(267) |
| 11. |
Jika pikiran tanpa kesedihan, tanpa noda dan mantap [dalam Nibbana], tetap tidak terganggu walau dipengaruhi kesulitan-kesulitan duniawi;2 itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(268) |
| 12. |
Mereka yang telah bertindak demikian tak akan terkalahkan di manapun juga, dan mencapai kebahagiaan di manapun juga — bagi mereka, itulah perbuatan tertinggi yang menjamin keberhasilan. |
(269) |