Category Archives for Naskah Dhamma

Jilid I Dasaka – Kelompok Sepuluh

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I DASAKA – KELOMPOK SEPULUH 1. Sepuluh Akusalakammapatha – cara-cara perbuatan-perbuatan buruk. Tiga macam Kayakamma – perbuatan-perbuatan secara jasmaniah. Panatipata : menyebabkan kematian makhluk hidup; dengan kata lain, membunuh makhluk-makhluk hidup. Adinnadana : mengambil barang-barang yang tidak diberikan oleh pemiliknya, perbuatan seperti yang dilakukan oleh pencuri. Kamesu micchacara : kelakuan […]

Baca selengkapnya...

Jilid I Navaka – Kelompok Sembilan

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I NAVAKA – KELOMPOK SEMBILAN 1. Sembilan Mala – noda-noda bathin: Kemarahan. Merendahkan kesucian dan perbuatan baik orang lain. Iri hati. Kekikiran. Munafik. Kesombongan. Berbohong atau ucapan tidak benar. Nafsu-nafsu rendah. Pengertian salah. Vbh. 390 – 916

Baca selengkapnya...

Jilid I Atthaka – Kelompok Delapan

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I ATTHAKA – KELOMPOK DELAPAN 1. Delapan lokadhamma – kondisi-kondisi dunia. Delapan kondisi dunia menguasai mahluk-mahluk hidup yang berada dibawah pengaruh mereka dan yang dapat diombang-ambingkan di bawah pengaruh mereka adalah Lokadhamma. Lobha : mendapatkan keuntungan, beruntung. Alobha : mendapatkan kerugian, tidak beruntung. Yaso : memperoleh kedudukan dan kekuasaan. Ayaso […]

Baca selengkapnya...

Jilid I Sattaka – Kelompok Tujuh

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I SATTAKA – KELOMPOK TUJUH 1. Tujuh Aparihaniyadhamma – dhamma yang tidak membawa pada kehancuran tetapi hanya membawa pada perkembangan dan keuntungan (bagi para Bhikkhu). Rajin mengadakan pertemuan bersama. Memulai dan mengakhiri pertemuan dengan harmonis. Saling membantu dengan harmonis dalam menyelesaikan suatu pekerjaan apapun yang harus dikerjakan oleh Sangha. Tidak […]

Baca selengkapnya...

Jilid I Chakka – Kelompok Enam

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I CHAKKA – KELOMPOK ENAM 1. Enam macam Garava – penghormatan: Sang Buddha; Sang Dhamma; Sang Sangha; Latihan hidup ke-Bhikkhu-an yang sedang dijalankan (Sikkha). Sikap yang selalu waspada dan tidak lengah (Appamada). Patisanthara – menerima seorang tamu dalam suatu cara yang pantas. Seorang Bhikkhu harus mempraktekkan enam bentuk penghormatan ini. […]

Baca selengkapnya...

Jilid I Pancaka – Kelompok Lima

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I PANCAKA – KELOMPOK LIMA 1. Lima Anantariyakama – bentuk-bentuk kamma buruk yang memberikan akibat langsung: Matughata : membunuh ibu. Pitughata : membunuh ayah. Arahantaghata : membunuh seorang Arahat. Lohituppada : melukai tubuh seorang Buddha hingga keluar darah. Sanghabheda : memecah belah Sangha.

Baca selengkapnya...

Jilid I Catukka – Kelompok Empat

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I CATUKKA – KELOMPOK EMPAT 1. Vuddhi – perkembangan dengan mempraktekkan Dhamma. Sappurisasamseva : bergaul dengan orang-orang yang mulia dan terpuji dalam perbuatan, ucapan dan pikiran. Saddhammasavana : mendengarkan ajaran-ajaran dari orang-orang mulia dengan penuh penghormatan. Yonisomanasikara : merenungkan dan mengetahui hal-hal apa yang baik dan buruk. Dhammanudhammapatipatti : mempraktikkan […]

Baca selengkapnya...

Jilid I Tika – Kelompok Tiga

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I TIKA – KELOMPOK TIGA 1. Tiga permata (TIRATANA): BUDDHA, Orang yang telah mencapai Penerangan Sempurna dan mengajar para pengikutnya untuk melatih pikiran, perbuatan dan ucapan sesuai dengan Dhamma dan Vinaya, yang dinamakan Buddha – Sasana. DHAMMA, Ajaran (Dhamma) dan peraturan-peraturan disiplin (Vinaya) yang diajarkan oleh Sang Buddha.

Baca selengkapnya...

Dhamma Vibhaga (Penggolongan Dhamma) Jilid I

DHAMMA VIBHAGA (PENGGOLONGAN DHAMMA) JILID I (Sumber : Dhamma Vibhaga – Penggolongan Dhamma; oleh: H.R.H. The Late Patriarch Prince Vajirananavarorasa; alih bahasa : Bhikkhu Jeto, Editor : Bhikkhu Abhipanno; Penerbit : Vidyasena Vihara Vidyaloka, Yogyakarta; Cetakan Pertama 2002) DUKA – KELOMPOK DUA 1. Dhamma yang amat membantu: Sati : Kemampuan mengingat (kesadaran). Sampajañña : Mengetahui […]

Baca selengkapnya...

Bab Tujuh Belas – Perumpamaan

BAB TUJUH BELAS PERUMPAMAAN1 “Yang Mulia Nagasena, apakah sifat-sifat yang harus dimiliki seorang bhikkhu agar dapat mencapai tingkat Arahat?” 1. Keledai “Seperti halnya, O baginda, seekor keledai, tidak akan beristirahat lama di mana pun ia berbaring; demikian juga seorang bhikkhu yang berniat mencapai tingkat Arahat tidak akan beristirahat lama.” 2. Ayam “Seperti halnya ayam bertengger […]

Baca selengkapnya...