No. 506 CAMPEYYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapakah itu yang seperti,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang laku uposatha. Sang Guru berkata, “Adalah hal yang sangat bagus, para Upasaka, Anda melaksanakan laku uposatha. Orang bijak di masa lampau juga sama halnya, bahkan meninggalkan kejayaan sebagai seekor raja […]
Baca selengkapnya...No. 505 SOMANASSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapa yang melukai, dan seterusnya”—Kisah ini diceritakan Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang usaha Devadatta untuk membunuh-Nya. Kemudian Sang Guru berkata, “Ini bukan pertama kalinya, para bhikkhu, Devadatta berusaha untuk membunuhku, tetapi ia juga melakukan hal yang sama sebelumnya.” Kemudian Beliau menceritakan sebuah kisah masa […]
Baca selengkapnya...No. 504 BHALLĀṬIYA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ia adalah seorang raja Bhallāṭiya,” dan seterusnya— Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang Mallika, si Pengantin Bunga Melati268. Dikatakan suatu hari terjadi pertengkaran antara Mallika dengan raja tentang hak yang berhubungan dengan perkawinan. Raja menjadi marah dan tidak mau melihat dirinya. […]
Baca selengkapnya...No. 503 SATTIGUMBA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Dengan rombongan besar,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di taman rusa Maddakucchi, tentang Devadatta. Ketika Devadatta melempar batu 265 dan satu pecahannya menusuk kaki Sang Bhagava, timbul rasa sakit yang amat sangat karenanya. Sejumlah bhikkhu berkumpul untuk melihat keadaan Sang Tathagata. Di […]
Baca selengkapnya...No. 502 HĀṀSA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Ke sana perginya unggas-unggas itu,” dan seterusnya— Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Veluvana, tentang pelepasan kehidupan duniawi dari Ananda Thera. Saat itu para bhikkhu juga sedang membicarakan tentang sifat-sifat baik dari sang Thera di dhammasabhā ketika Sang Guru masuk dan menanyakan apa […]
Baca selengkapnya...No. 501 ROHANTA-MIGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [413] “Dengan rasa takut terhadap kematian,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Veluvana, tentang Yang Mulia Ananda yang melepaskan kehidupan duniawinya. Pelepasan kehidupan duniawi ini akan dijelaskan di dalam Culla-Haṁsa-Jātaka256 , penaklukkan Dhanapāla. Ketika Yang Mulia ini telah meninggalkan kehidupan duniawi mengikuti […]
Baca selengkapnya...No. 500 SIRIMANDA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Penuh dengan kebijaksanaan,” dan seterusnya— Masalah dari Sirimanda-Jātaka ini akan diceritakan secara panjang lebar di dalam Mahā-Ummagga-Jātaka255. ____________________ 255 Vol. VI. No. 546.
Baca selengkapnya...No. 499 SIVI-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Jika ada pemberian manusia apapun,” dan seterusnya— Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang pemberian yang tiada bandingannya. Situasi cerita ini telah dijelaskan secara lengkap di Buku VIII dalam Sovīra- Jātaka 251 . Tetapi dalam kisah ini, pada hari ketujuh, raja memberikan […]
Baca selengkapnya...No. 498 CITTA-SAMBHŪTA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Setiap perbuatan kebajikan,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang dua orang petapa pengikut Yang Mulia Maha-Kassapa, yang tinggal bersama dengan bahagia. Dikatakan, pasangan ini adalah yang paling ramah dan berbagi jatah dalam segala hal dengan paling adil. Bahkan ketika berpindapata, […]
Baca selengkapnya...BUKU XV. VĪSATI-NIPĀTA No. 497 MĀTAṄGA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [375] “Darimana Anda datang,” dan seterusnya—Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetavana, tentang keturunan raja Udena. Pada waktu itu, Yang Mulia Pinḍolabhāradvāja, yang ketika terbang di udara dari Jetavana, biasanya melewati panasnya siang hari di taman raja Udena di Kosambi. […]
Baca selengkapnya...