No. 174 DŪBHIYA-MAKKAṬA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [70] “Air yang banyak,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan Sang Guru ketika berdiam di Veluvana, tentang Devadatta. Suatu hari para bhikkhu sedang berbicara di dalam balai kebenaran tentang Devadatta yang tidak tahu berterima kasih dan mengkhianati teman-temannya, kemudian Sang Guru berkata, “Bukan hanya kali ini saja, Para […]
Baca selengkapnya...98 Vasettha Sutta Kepada Vasettha Sumber : Majjhima Nikaya 5 Diterjemahkan dari Bahasa Inggris Oleh : Dra. Wena Cintiawati, Dra. Lanny Anggawati Penerbit : Vihara Bodhivamsa, Wisma Dhammaguna, 2008 [115] 1. DEMIKIAN YANG SAYA DENGAR.900 Pada suatu ketika Yang Terberkahi sedang berdiam di Icchanangala, di hutan di dekat Icchanangala. 2. Pada saat itu, beberapa brahmana […]
Baca selengkapnya...100 Sangarava Sutta Kepada Sangarava Sumber : Majjhima Nikaya 5 Diterjemahkan dari Bahasa Inggris Oleh : Dra. Wena Cintiawati, Dra. Lanny Anggawati Penerbit : Vihara Bodhivamsa, Wisma Dhammaguna, 2008 1. DEMIKIAN YANG SAYA DENGAR. Pada suatu ketika Yang Terberkahi sedang berkelana di negeri Kosala dengan sekelompok besar Sangha para bhikkhu. 2. Pada waktu itu, seorang […]
Baca selengkapnya...Manggala Sutta (Berkah Utama) Demikian telah saya dengar : Pada suatu ketika Sang Bhagava berdiam di Jetavana arama milik hartawan Anathapindika, di dekat kota Savatthi Saat itulah sesosok dewa, ketika hari menjelang pagi dengan bercahaya cemerlang menerangi seluruh Jetavana, mengunjungi Sang Bhagava. Setelah datang, menghormat Sang Bhagava, ia berdiri di satu sisi yang […]
Baca selengkapnya...No. 173 MAKKAṬA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [68] “Ayah, lihatlah orang tua malang,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berdiam di Jetavana, tentang seorang bhikkhu yang menipu (curang).—Cerita pembukanya akan dikemukakan di dalam Uddāla-Jātaka53, Buku XIV. Di sini juga Sang Guru berkata, “Para Bhikkhu, bukan hanya kali ini orang ini menjadi […]
Baca selengkapnya...DN 22 Mahāsatipaṭṭhāna Sutta Khotbah Panjang Tentang Landasan-Landasan Perhatian Diterjemahkan dari bahasa Pāḷi ke bahasa Inggris oleh Maurice O’Connell Walshe © 2010-2011 [290] 1.1. DEMIKIANLAH YANG KUDENGAR.1 Suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di antara para Kuru. Di sana terdapat sebuah kota-pasar yang disebut Kammāsadhamma.2 Dan di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu: ‘Para […]
Baca selengkapnya...No. 172 DADDARA-JĀTAKA49 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Siapakah gerangan dengan teriakan yang sangat keras,” dan seterusnya. Ini adalah sebuah kisah yang diceritakan oleh Sang Guru di Jetavana tentang Kokālika (Kokalika). Dikatakan bahwasanya terdapat beberapa bhikkhu yang pandai di daerah Manosilā, yang berbicara seperti singa-singa muda, cukup keras untuk menurunkan Gangga Surgawi50, [66] ketika melafalkan […]
Baca selengkapnya...DN 21 Sakkapañha Sutta Pertanyaan Sakka Dewa Berkonsultasi Kepada Sang Buddha Diterjemahkan dari bahasa Pāḷi ke bahasa Inggris oleh Maurice O’Connell Walshe © 2010-2011 [263] 1.1. DEMIKIANLAH YANG KUDENGAR.1 Suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di Magadha, di timur Rājagaha, di dekat desa Brahmana bernama Ambasaṇḍa, di utara desa itu di Gunung Vediya, di Gua […]
Baca selengkapnya...No. 171 KALYĀṆA-DHAMMA-JĀTAKA47 Sumber : Indonesia Tipitaka Center “Oh Paduka, ketika orang mengelu-elukan kita,“ dan seterusnya. Kisah ini diceritakan Sang Guru di Jetavana, tentang seorang ibu mertua yang tuli. Dikatakan bahwa ada seorang tuan tanah di Sāvatthi, seorang yang berkeyakinan, yang percaya, yang telah berlindung di bawah Tiga Permata dan seorang yang menjalankan lima sila. […]
Baca selengkapnya...No. 170 KAKAṆṬAKA-JĀTAKA Sumber : Indonesia Tipitaka Center [63] Kakaṇṭaka-jātaka ini akan diceritakan di bawah, di Kelahiran Mahā-Ummagga-jātaka 46. ____________________ Catatan kaki : 46 No. 538 di Westergaard’s Catalogue.
Baca selengkapnya...