Category Archives for "Sutta Pitaka"

Istana Uposatha

24. KETUJUH : ISTANA UPOSATHA (Uposathavimana) Cerita ini mirip dengan cerita Istana yang diceritakan sebelumnya. Hanya saja, di sini Uposatha adalah seorang umat awam perempuan di Saketa. Setelah menjelaskan kepada Y.M. Maha-Moggallana apa yang menyebabkan keelokannya sekarang menyinari segala penjuru, dia kemudian menceritakan kesalahannya : 12. “Sering saya mendengar tentang Nandana dan kerinduan pun muncul […]

Baca selengkapnya...

Istana Sonadinna

23. KEENAM : ISTANA SONADINNA (Sonadinnavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi, di Jetavana. Pada saat itu, di Nalanda ada seorang umat awam perempuan bernama Sonadinna, seorang umat yang memiliki keyakinan. Dengan keramahan dan kebiasaan moral yang mantap serta kemurnian yang besar, dia melayani para bhikkhu dalam hal empat kebutuhan, dan menjalankan (peraturan) berunsur-delapan. Dia […]

Baca selengkapnya...

Istana Perempuan Elok

22. KELIMA : ISTANA PEREMPUAN ELOK1 (Bhaddhitthivimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Savatthi di Jetavana, di vihara Anathapindika. Pada waktu itu, di kota Kimbila ada seorang putra perumah-tangga yang bernama Rohaka, seorang yang percaya, memiliki keyakinan, dan sempurna dalam praktek moralitasnya. Di suatu keluarga lain yang mirip situasinya, ada juga seorang gadis, seorang yang percaya, […]

Baca selengkapnya...

Istana Candali

21. KEEMPAT: ISTANA CANDALI (Candalivimana) Ketika Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha, Beliau masuk ke dalam pencapaian kasih saying yang agung yang di praktekkan oleh para Buddha. Ketika bangkit dari sana dan mengamati dunia, Beliau melihat bahwa di kota itu – dipemukiman Candala1 – ada seorang perempuan tua yang masa hidupnya hampir berakhir, dan baginya […]

Baca selengkapnya...

Istana Pemberi Kerak Nasi

20. KETIGA : ISTANA PEMBERI-KERAK-NASI (Acamadayikavimana1) Yang terberkahi sedang berdiam di Rajagaha, di tempat pemberian makana Tupai di Hutan Bambu. Pada saat itu, para anggota dari suatu rumah-tangga di Rajagaha diserang epidemi kolera. Semua orang disana meninggal, kecuali seorang perempuan. Karena merasa amat ngeri dan takut pada kematian, dia meninggalkan rumah serta semua uang dan […]

Baca selengkapnya...

Istana Lakhuma

19. KEDUA : ISTANA LAKHUMA (Lakhumavimana) Yang terberkahi sedang berdiam di Baranasi. Menuju kota Baranasi terdapat pintu gerbang yang disebut Gerbang Nelayan. Di dekatnya ada sebuah desa yang juga dikenal sebagai Gerbang Nelayan. Di sana, ada seorang perempuan bernama Lakhuma. Sebagai orang yang percaya, cerdas, dan memiliki keyakinan, dia menyapa para bhikkhu ketika mereka masuk […]

Baca selengkapnya...

Istana Pelayan Perempuan

18. PERTAMA : PELAYAN-PEREMPUAN (Dasivimana) Ketika Yang Terberkahi sedang berdiam di Jetavana, seorang umat awam yang tinggal di Savatthi pergi ke vihara di sore hari bersama banyak umat awam lain untuk mendengarkan Dhamma. Ketika semuanya telah berdiri, umat awam itu menghampiri Yang Terberkahi dan berkata, “Bhante yang terhormat, mulai sekarang saya akan memberikan dana empat […]

Baca selengkapnya...

Istana Kesakari

17. KETUJUHBELAS : ISTANA KESAKARI (Kesakarivimana) Yang terberkahi sedang berdiam di Baraanasi, di Taman Rusa di Isipatana. Di pagi hari, para bhikkhu berpakaian, mengambil mangkuk dan jubahnya, dan memasuki Baranasi. Mereka pergi ke dekat pintu seorang brahmana, di rumah itu, putrid brahmana tersebut yang bernama Kesakari1 – yang sedang mencari kutu di kepala ibunya di […]

Baca selengkapnya...

Istana Sirima

16. KEENAMBELAS : ISTANA SIRIMA1 (Sirimavimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha, di tempat pemberian makan tupai di Hutan Bambu. Dan pada waktu itu, Sirima – si pelacur yang disebutkan di dalam di dalam Cerita di atas – telah meninggalkan profesinya yang tidak murni karena pencapaian buah Pemasuk – Arus.2 Setiap hari dia memberikan dana […]

Baca selengkapnya...

Istana Uttara

15. KELIMABELAS : ISTANA UTARA (Uttaravimana) Yang Terberkahi sedang berdiam di Rajagaha di tempat pemberian makan tupai di Hutan Bambu. Pada saat itu, ada seorang laki-laki miskin bernama Punna yang bekerja pada seorang bankir Rajagaha. Dia tinggal di rumahnya hanya bersama istrinya, Uttara, dan putrinya – yang juga bernama Uttara.1 Suatu hari di Rajagaha ada […]

Baca selengkapnya...
1 69 70 71 72 73 126